Kemenhub-Pemprov Lampung Sepakat Kembangkan Kereta Bandara


MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi (pegang mikrofon) didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kiri) menggelar jumpa pers di Guest House Mahan Agung, Bandar Lampung, Minggu, 30 Juni 2019. Konferensi pers itu terkait kereta api Bandara Internasional Radin Inten II. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sepakat mengembangkan stasiun kereta api bandara sebagai pendukung Bandara Internasional Radin Inten II. Dengan kereta tersebut, waktu tempuh Bandar Lampung ke bandara hanya 20 menit.

Demikian pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat jumpa pers di Guest House Mahan Agung, Bandar Lampung, Minggu, 30 Juni 2019. Temu jurnalis tersebut juga dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Dari Tanjungkarang menuju Bandara Radin Inten II memakan waktu sekitar satu jam, sedangkan Lampung memiliki rel yang berhimpitan dengan bandara. Jadi, saya meminta gubernur dan dirjen Kereta Api agar rel tersebut dapat digunakan sebagai angkutan kereta bandara,” kata Budi melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Senin, 1/7/2019.

Dia mengatakan, pembangunan kereta bandara itu menggunakan APBD dan APBN. Pihaknya menargetkan pembangunan rampung pada 2020. Budi meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan pemerintah setempat dapat menyelesaikan rawat tempat.

“Kementerian yang mengurusi prasarana, seperti menyelesaikan penghuni liar, memperbaiki rel, dan terminal. Sedangkan pemerintah daerah mengurus sarana, seperti rolling stok. Estimasi biaya mencapai Rp50 miliar-100 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, Arinal menyampaikan apresiasi kepada Kemenhub. Sebab, Pemprov Lampung mendapat kesempatan dalam pengembangan kereta Tanjungkarang-Bandara Radin Inten II. Pihaknya akan meningkatkan jalur kereta api hingga ke Martapura.

“Terima kasih atas kesempatan dan peran yang diberikan dalam mengembangkan kereta Tanjungkarang-bandara, baik itu kerja sama yang melibatkan kerja sama BUMD dan swasta, maupun dengan PT KAI,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

2 Tahun Tak Digunakan, PLN Tarahan akan Rehab GSG Kalianda

KALIANDA, duajurai.co – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Tarahan akan merehab Gedung Serba …