Kawasan Hutan Kota Bandar Lampung Ditembok, Warga Sulit Masuk Rumah


JUMANI sedang membuat pot, Senin, 1/7/2019. Pemagaran tembok di kawasan hutan kota Way Halim, Bandar Lampung, membuatnya harus memanjat agar bisa ke rumah. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kawasan hutan kota Way Halim, Bandar Lampung, tampak dipagar dengan tembok. Pagar tersebut mengelilingi area yang dahulu menjadi taman hutan kota, Senin, 1/7/2019.

Adapun yang terlihat dipagar mulai dari simpang Jalan Sultan Agung hingga diler Toyota Auto2000, seberang Rumah Sakit (RS) Imanuel, Jalan Soekarno-Hatta, By Pass, Way Halim. Pemagaran itu menutup jalan ke rumah warga setempat. Akibatnya, mereka harus memanjat tembok untuk menuju tempat tinggal.

Jumani (57), salah satu warga setempat, mengatakan, pihaknya terpaksa menumpuk karung berisi pasir di kedua sisi tembok agar bisa masuk. Kalau tidak, warga tidak bisa lewat.

“Saya sudah minta dengan yang ngurus ini (pagar tembok) biar rumah makan di depan tidak di bongkar. Jadi, warga di sini keluar masuk lewat situ (Rumah Makan Bu Sri),” kata dia di kediamannya.

Secara terpisah, Lily Meliawati, warga setempat, menyampaikan keberatan atas pemagaran tersebut. Pasalnya, terdapat belasan rumah di lokasi itu. Mereka menempati lokasi tersebut atas izin camat Way Halim 2014.

“Sejauh ini, belum ada pemberitahuan dari pemerintah setempat soal pagar tembok itu,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, tampak tumpukan karung setinggi pagar di tempat tersebut. Tembok juga memisahkan tempat tinggal dan tanaman dagangan warga. Tidak terlihat akses ke tempat tinggal masyarakat setempat.(*)

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Ironi Pembuat Tempe, Cuci Kedelai di Kali Belau Dialiri Limbah (1)

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kali Belau terlihat tenang. Airnya berwarna kehijauan. Sampah tersangkut di antara berbatuan. Selang-selang …