PPDB SMP Negeri, Warga Bandar Lampung Keluhkan Zonasi


SEJUMLAH orang tua mendaftarkan anaknya di SMPN 29 Bandar Lampung, Kamis, 27/6/2019. Mereka mengeluhkan penentuan zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah warga mengeluhkan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP negeri. Mereka berpendapat, penentuan zonasi sekolah kurang tepat.

M Anggi Barozi (25), salah satu wali murid, mengatakan, pihaknya kebagian zonasi cukup jauh dari tempat tinggal. Sementara, terdapat sekolah yang relatif dekat dengan tempat tinggalnya.

“Kalau dalam zonasi dapatnya SMPN 19 dan SMPN 8 Bandar Lampung. Jaraknya lumayan jauh dari rumah, apalagi SMPN 8,” kata Anggi di SMPN 29 Bandar Lampung, Kamis, 27/6/2019.

Menurut warga Perumnas Way Kandis, Tanjung Senang, itu terdapat dua sekolah negeri yang lebih dekat dari tempat tinggalnya. Kedua sekolah dimaksud, yakni SMPN 29 dan SMPN 21.

“Saya khawatir adik saya tidak lulus seleksi (PPDB) karena jaraknya cukup jauh walau masuk zonasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Widya Astuti, wali murid lainnya. Warga Sukabumi itu juga merasa khawatir anaknya tidak lulus PPDB. Sebab, jarak antara rumahnya dengan sekolah yang dituju relatif jauh.

“Saya tinggal di Perumahan Nusantara, Sukabumi. Kan lumayan jauh dari sini (SMPN 29),” kata dia.

Pantauan duajurai.co, SMPN 29 Bandar Lampung tampak ramai calon siswa. Sejumlah orang tua yang datang bersama anaknya terlihat antre di loket pendaftaran. Mereka duduk mengelilingi meja pendaftaran PPDB.(*)

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Mahasiswa Itera Diminta Jadi Pelopor Masyarakat Tangguh Bencana

JATIAGUNG, duajurai.co – Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) diminta menjadi pelopor masyarakat yang tangguh menghadapi …