Workshop di Unila, Komisi Yudisial Terima 1.718 Laporan Soal Perilaku Hakim


KETUA Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY Sukma Violetta saat workshop soal pengawasan perilaku hakim di Gedung C Fakultas Hukum Unila, Bandar Lampung, Rabu, 26/6/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sepanjang 2018, Komisi Yudisal (KY) menerima sebanyak 1.718 laporan ihwal perilaku hakim. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2017, yakni 1.473 laporan.

Demikian keterangan Sukma Violetta, Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial. Dia menyampaikan hal tersebut pada workshop bertajuk “Peran Komisi Yudisial dan Masyarakat dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Perilaku Hakim”. Workshop berlangsung di Gedung C Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Rabu, 26/6/2019.

Dia mengatakan, dari 1.718 laporan, sebanyak 94 laporan merupakan informasi langsung. Kemudian, 188 laporan melalui online, 1.108 laporan melalui surat, dan 329 laporan langsung di KY.

“Semua laporan ini berkat bantuan dari masyarakat dalam mengawasi perilaku hakim,” kata Sukma di hadapan peserta workshop.

Menurutnya, laporan terbanyak, yakni kasus hakim perdata dengan total 782 laporan. Kemudian, pidana 507 laporan, tata usaha negara (TUN) 120 laporan, dan kasus hakim pengadilan agama sekitar 83 laporan. Lalu, kasus hakim tipikor 76 laporan, hakim pengadilan hubungan industrial (PHI) 49 laporan, niaga 18 laporan, lingkungan 6 laporan, pajak 3 laporan, pemilu 9, sedangkan perdata dan pidana 6 laporan.

“Jumlah tersebut ditambah laporan lain-lain sebanyak 58 laporan,” ujarnya.(*)

Baca juga Fakultas Hukum Unila-KY Gelar Workshop Soal Pengawasan Perilaku Hakim

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Kakek 71 Tahun Cabuli 8 Anak di Pesawahan Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seorang kakek berinisial SN berusia 71 tahun diduga mencabuli sebanyak delapan anak dengan …