Tidak Sakit, Ghozi Badrie Meninggal Usai Pimpin Salat Isya Berjemaah


PAPAN bunga berisi ucapan dukacita terpasang di halaman rumah mantan Rektor IAIN Raden Intan Lampung Ghozi Badrie, Kamis, 20/6/2019. Ghozi mengembuskan napas terakhir di rumahnya, Rabu, 19/6/2019, sekitar pukul 23.30 WIB. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Eks Rektor IAIN Raden Intan (sekarang UIN Raden Intan) Ghozi Badrie meninggal dunia, Rabu, 19/6/2019, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat tutup usia, pria yang memimpin IAIN Raden Intan pada 1993-1998 itu tidak lagi sakit.

“Bapak tidak sedang sakit, bahkan sempat memimpin salat isya berjemaah di masjid (Al-Falah),” kata Feri Irwan, anak Ghozi, di rumah duka, Jalan Endro Suratmin, Gang Merdeka I, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Kamis, 20/6/2019.

Dia mengatakan, sebelum meninggal, Ghozi sempat memanggil anggota keluarga. Dia meminta anggota keluarga datang ke kamarnya. Ketika keluarga berkumpul, Ghozi pun mengembuskan napas yang terakhir.

“Setelah itu, kami memanggil bidan yang dekat dari rumah. Kami ingin memastikan keadaan ayah,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, sejumlah pelayat tampak di rumah duka. Mereka merupakan tetangga, saudara, hingga civitas akademika UIN Raden Intan. Papan bunga berisi ungkapan dukacita terlihat berjajar dari dalam gang hingga rumah duka.(*)

Baca juga Mantan Rektor IAIN Raden Intan Ghozi Badrie Tutup Usia

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Nobar “Kucumbu Tubuh Indahku” di Lampung Dibubarkan, Klub Nonton: Ini Belenggu Kebebasan Karya Seni

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sekelompok orang yang mengenakan pakaian bertuliskan Front Pembela Islam (FPI) membubarkan …