Teluk Lampung Banyak Sampah, Tangkapan Nelayan Makin Berkurang


SAMPAH di kawasan pesisir Teluk Lampung, Sukaraja, Bandar Lampung, menumpuk pada Kamis, 20/6/2019. Keberadaan sampah itu memengaruhi tangkapan nelayan setempat karena ikan semakin menjauh. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sampah yang berserakan di kawasan pesisir Teluk Lampung ternyata berdampak negatif terhadap nelayan setempat. Tangkapan mereka berkurang sejak banyak sampah di kawasan tersebut.

“Hasil tangkapan semakin berkurang sejak banyak sampah di sini,” kata Ketua Persatuan Nelayan Sukaraja Maryudi di kawasan Teluk Lampung, Sukaraja, Bandar Lampung, Kamis, 20/6/2019.

Dia mengatakan, nelayan setempat mencari ikan dengan menebar jala di sekitar pantai. Sementara, sampah yang menjorok membuat ikan menjauh. Akibatnya, tangkapan nelayan berkurang sekitar 10% dibanding 10 tahun lalu.

Dahulu, lanjut Maryudi, perlu banyak orang untuk menarik jala yang ditebar. Sekarang, cukup 8-12 orang. Sebab, tidak banyak ikan yang terjaring.

“Kalau dahulu masih bersih dan penduduk juga belum padat. Kami menebar jalan mulai dari titik yang sekarang (Golden Dragon) sampai sini (teluk Sukaraja). Jadi, banyak dapat (ikan),” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, pasir pantai di lokasi tersebut terlihat tertutup sampah. Kebanyakan sampah yang berserakan berupa plastik. Beberapa perahu yang dipakai menebar jala berdiri di atas tumpukan sampah.(*)

Baca juga Sampah Menumpuk di Teluk Lampung, Nelayan Minta Ada Petugas Kebersihan

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Banyak Nasabah Lampung Berkurang Saldo, Bank Mandiri: Kami Pastikan Tidak Hilang

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bank Mandiri tengah melakukan pemeliharaan (maintenance) sistem teknologi informasi (TI) untuk …