Soal Anak Panti Rau Datul, SMAN 3 Bandar Lampung: Kami Hanya Jalankan Aturan


KEPALA SMAN 3 Bandar Lampung Mahlil | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – SMA Negeri 3 Bandar Lampung menyatakan tidak menolak anak Panti Asuhan Rau Datul Aitam saat pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Sekolah yang terletak di Jalan Khairil Anwar Nomor 30, Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, itu hanya menjalankan aturan terkait PPDB.

“Sekolah tidak menolak semua yang mendaftar. Kami terima jika sesuai aturan,” kata Kepala SMAN 3 Bandar Lampung Mahlil kepada duajurai.co, Rabu, 19/6/2019.

Dia mengatakan, salah satu dari dua anak panti yang mendaftar itu baru tiga hari terdaftar dalam kartu keluarga (KK). Sedangkan satu lagi sudah tujuh bulan tercatat dalam KK. Berdasar aturan, minimal kartu keluarga sudah berlaku satu tahun. Hal tersebut untuk menentukan zonasi.

“Selain itu, bisa pakai surat domisili dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Itu pun sudah berlaku satu tahun,” ujarnya.

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018. Peraturan tersebut mengatur tentang penerapan sistem zonasi dalam PPDB.

“Kalaupun kami terima, sistem peng-inputan-nya nanti akan menolak dan langsung gugur, karena di-input secara online,” kata dia.

Sebelumnya, dua anak Panti Asuhan Rau Datul Aitam mengaku ditolak saat mendaftar di SMAN 3 Bandar Lampung. Keduanya, Siti Khotimah asal Kabupaten Mesuji dan Maulana Ziskulloh dari Kabupaten Tanggamus. Mereka tidak diterima saat mendaftar kendati telah tiga tahun tinggal di Bandar Lampung.(*)

Baca juga Ditolak SMAN 3, Panti Rau Datul akan Daftarkan Anak Asuh ke SMAN 9 Bandar Lampung

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan …