Saran Andi Surya Soal APBD Lampung Disebut Defisit Rp1,7 Triliun


ANGGOTA DPD RI Andi Surya saat diwawancarai di Kantor DPD RI Perwakilan Lampung, Bandar Lampung, Sabtu, 26/1/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Persoalan defisit APBD Lampung sebesar Rp1,7 triliun yang disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi disanggah oleh Wakil Ketua DPRD Imer Darius. Imer menyatakan bahwa besaran defisit hanya sekitar Rp115 miliar.

“Menurut saya, ada beberapa langkah ke depan agar defisit ini bisa diatasi, baik versi gubernur maupun versi DPRD Lampung,” kata Andi Surya, Ketua Yayasan Universitas Mitra (Umitra) Indonesia, melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Sabtu, 15/6/2019.

Pertama, memanfaatkan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa), salah satunya sisa tender. Kedua, dengan persetujuan DPRD, Pemprov Lampung bisa menjual aset yang tidak diperlukan atau membebani keuangan daerah. Ketiga, mengajukan pinjaman kepada pihak lain dengan persetujuan DPRD Lampung, sesuai PP 24/2005 tentang Pinjaman Daerah. Keempat, menekan biaya pengeluaran yang tidak begitu penting, seperti perjalanan dinas, rapat, atau makan minum.

“Kelima, kurangi tunjangan tambahan penghasilan aparatur sipil negara (ASN) sesuai PP 105/2000, khususnya pejabat eselon. Keenam, kurangi tenaga non-ASN atau tenaga honorer yang membebani anggaran,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Lampung itu berpendapat, gubernur bersama parlemen perlu segera mengambil langkah-langkah konkret. Sehingga, ada upaya menekan laju defisit, terutama menghadapi Rancangan APBD Lampung pada 2020.

“Memang pada tahun awal kepemimpinan Arinal akan sedikit terjadi stagnasi. Namun, ini adalah ‘pil pahit’ yang akan menjadi obat bagi perimbangan struktur APBD pada tahun mendatang,” kata dia.(*)

Baca juga APBD Lampung Defisit, Ini yang Dilakukan Arinal-Nunik Jalankan Roda Pemerintahan


Komentar

Komentar

Check Also

Nanang Ermanto Lepas Keberangkatan 30 Peserta Umrah Lampung Selatan

KALIANDA, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melepas keberangkatan 30 orang …