Perumahan-Objek Wisata Rambah Bukit di Bandar Lampung


RUMAH-rumah berdiri di area perbukitan di kawasan Kemiling, Bandar Lampung, Jumat, 14/6/2019. Pemandangan itu dilihat dari Jalan Randu, Sumber Agung. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah perumahan dan objek wisata merambah area bukit di Bandar Lampung. Padahal, bukit bagian dari ruang terbuka hijau yang keberadaannya penting di sebuah wilayah.

Salah satu daerah perbukitan di Bandar Lampung adalah Kecamatan Kemiling. Semula, kawasan tersebut memiliki area hijau yang luas. Sehingga, Kemiling disebut sebagai catchment area (daerah tangkapan air) di Kota Tapis Berseri.

Tapi, kini beberapa titik di wilayah tersebut menjadi perumahan. Salah satunya, Perumahan Alivia di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kemiling. Dahulu, kawasan itu merupakan area perbukitan.

PENGERUKAN salah satu bukit di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kemiling, untuk pembangunan Perumahan Royal Residence. | Umar Robani/duajurai.co

Pantauan duajurai.co pada Jumat, 14/6/2019, terdapat puluhan rumah di Perumahan Alivia. Sebagian tampak berpenghuni, sebagian lagi masih tahap pembangunan.

Tepat di depan perumahan tersebut tampak sebuah bukit sedang dikeruk menggunakan ekskavator. Berdasar plang yang terpasang, pengerukan itu untuk pembangunan Perumahan Royal Residence.

PERUMAHAN Alivia di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kemiling.

Tak hanya perumahan, bukit di kawasan Kemiling juga dijadikan objek wisata. Misal, objek wisata Bukit Mas di Sukadanaham. Tempat wisata itu berada di atas Bukit Mas di Jalan Haji Hamim. Di sana berdiri sebuah bangunan permanen yang menjadi penginapan pengunjung. Juga terdapat kafe dan wahana bermain.

Selain itu, ada Bukit Sakura. Sama seperti Bukit Mas, objek wisata ini juga mengandalkan panorama alam untuk menarik pengunjung. Terdapat bangunan permanen juga di tempat ini.

PINTU masuk Puncak Mas

Ditambah lagi Teropong Kota. Tempat ini termasuk objek wisata baru di Bandar Lampung. Lokasinya berada di puncak Bukit Sindi, Pasir Gintung, Tanjungkarang.

Pembangunan objek wisata tersebut membuat bukit tampak gersang. Tidak terlihat pohon yang tumbuh di sekitar tempat tersebut. Tadinya, perbukitan itu ditumbuhi pepohonan yang rimbun.(*)

Baca juga Banyak Bukit Jadi Penambangan, Herman HN: Bukan Wewenang Saya

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Polresta Bandar Lampung: Tak Ada Korban Jiwa dalam Tabrakan Datsun-Pajero

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Polresta Bandar Lampung menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu …