Perjalanan Politik Nunik, Wagub Perempuan Pertama di Lampung


ARINAL Djunaidi dan Chusnunia Chalim saat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 12/6/2019. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Chusnunia Chalim terbilang masih muda. Namun, pengalamannya tak bisa dipandang sebelah mata. Perempuan yang akrab disapa Nunik itu pernah menduduki sejumlah posisi penting. Mulai dari staf khusus menteri, anggota DPR, hingga kepala daerah.

Nunik adalah bupati perempuan pertama di Lampung. Persisnya, Bupati Lampung Timur. Ia mulai menjabat pada 17 Februari 2016. Namun, istri pengacara Erry Ayudhiansyah itu tidak menyelesaikan masa jabatannya. Sebab, Nunik resmi menjabat Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, hari ini, Rabu, 12/6/2019. Jabatan strategis tersebut diemban Nunik pada usia 36 tahun. Dengan demikian, Nunik juga wagub perempuan pertama di Bumi Ruwa Jurai.

Mengutip laman chusnunia.com, Nunik tertarik akan isu-isu politik sejak kuliah. Berawal dari menjabat sekretaris di Divisi Redaksi Jurnal Justisia di Surakarta (2001-2002) dan menjadi Kepala Divisi Eksternal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Tengah pada Pileg 2004, minat dan semangat politik Chusnunia semakin terbangun.

Pada 2004, Nunik bergabung menjadi kader dan staf dari PKB di Jawa Tengah. Dia mendapat kepercayaan menjadi Kepala Administrasi dan Keuangan dari Fraksi PKB di DPRD Provinsi Jawa Tengah (2004-2005). Karena kinerjanya yang baik, Nunik diminta untuk menjadi staf di DPP PKB di Jakarta (2005-2008).

Pada 2007, ketika Bendahara Umum PKB dan juga Wakil Ketua Komisi V DPR-RI periode 2004-2009, Erman Soeparno, ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Tenaga Kerja di Kabinet Indonesia Bersatu, Nunik diperbantukan menjadi Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja. Dia dipercaya menjadi Koordinator Zona di Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal.

Pada Pileg 2009, Nunik mencalonkan diri menjadi calon legislatif dan terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014. Di internal PKB, dia semakin mendapat tanggung jawab lebih besar dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB periode 2009-2014.

Pada Pileg 2014, Nunik kembali terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019. Ia bertugas di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif. Seiring pencalonannya sebagai bupati Lampung Timur pada September 2015, Nunik mengundurkan diri dari DPR.

Biodata:

Nama: Chusnunia Chalim
Kelahiran: Desa Karanganom, Kecamatan Wawaykarya, Lampung Timur, 12 Juli 1982

Pendidikan

  • SDN 2 Sumber Rejo, 1989 – 1995
  • SMPN 3 Jabung, 1995 – 1998
  • SMAN Mayong, 1998 – 2001
  • S-1 Fakultas Syariah IAIN Walisongo
  • S-1 Hukum Universitas Saburai
  • S-2 Ilmu Politik Universitas Nasional
  • S-2 Kenotariatan Universitas Indonesia
  • S-3 Sastra dan Sains Sosial Universitas Malaya

Pendidikan Nonformal

  • Pesantren Alhidayat (Lasem Rembang, 1995—1998)
  • Pesantren Al Ishom (Mayong Jepara 1998—2001)

Organisasi

  • Sekjen Barisan Penggerak (Barak) Bangsa pada 2014 – 2019
  • Bendahara Umum Konfederasi Sarbumusi pada 2013 – 2018
  • Sekretaris Umum DPP PKB pada 2010 – 2014
  • Wasekjen DPP PKB pada 2009 – 2014
  • Wakil Bendahara PB PMII pada 2007 – 2010
  • Bendahara Lembaga Studi Sosial dan Agama pada 2003 – 2004
  • Sekretaris Redaksi Jurnal Justisia pada 2003 – 2004
  • Wakil Sekretaris Forum Komunikasi dan Aksi Mahasiswa Semarang (FKAMS) pada 2002 – 2003
  • Anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) IAIN Wlisongo pada 2002 – 2003
  • Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Mu’amalah semarang pada 2001 – 2002
  • Ketua Ikatan Mahasiswa Sumatra di Semarang pada 2001 – 2002.(*)

Baca juga Kepala Ombudsman kepada Arinal-Nunik: Perbaiki Pelayanan RSUDAM Lampung


Komentar

Komentar

Check Also

Survei Pilkada Lampung Selatan, Rakata: Tony Eka Lawan Kuat Nanang Ermanto

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hasil survei Rakata Institute menyebutkan, petahana Nanang Ermanto cukup kuat untuk terpilih kembali …