Turun 2,01, Kualitas Udara Lampung Terendah di Indonesia


Akmad Rizal, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Lampung | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Indeks kualitas udara (IKU) Lampung mengalami penurunan. Penurunan tersebut dalam kurun satu tahun terakhir.

Berdasar data Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Pada 2017, kualitas udara di Lampung mencapai 84,99. Sedangkan IKU Lampung pada 2018 sekitar 82,98. Artinya, kualitas udara di Bumi Ruwa Jurai turun sebesar 2,01. Kendati demikian, angka tersebut masih dalam kategori sangat baik.

Menurut Akmad Rizal, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Lampung, indeks kualitas udara dipengaruhi dua faktor. Keduanya, jumlah emisi gas buang kendaraan dan gas buang dari industri.

“Gas kendaraan dan industri merupakan indikator yang memengaruhi tingkat kualitas udara,” kata Akmad kepada duajurai.co di ruang kerjanya, Selasa, 11/6/2019.

Secara nasional, Lampung termasuk enam provinsi dengan IKU terendah. Lima provinsi lainnya, yakni DKI Jakarta (66,57); Banten (71,63); Jawa Barat (72,80); Jawa Timur (81,80); dan Jawa Tengah (85,97). Adapun IKU unggul ditempati Sulawesi Tengah dengan nilai 93,56.

Berikut indeks kualitas udara:

  • Unggul (x > 90)
  • Sangat baik (82 < x ≤ 90)
  • Baik (74 < x ≤ 82)
  • Cukup (66 < x ≤ 74)
  • Kurang (58 < x ≤ 66)
  • Sangat kurang (50 < x ≤ 58)
  • Waspada (x ≤ 50)

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Nunik Ajak Semua Pihak Wujudkan Lampung Sebagai Provinsi Layak Anak

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak semua pihak mewujudkan Lampung …