Kualitas Udara Lampung Turun, Walhi Sarankan Penghijauan di Perkotaan


DIREKTUR Eksekutif Walhi Lampung Hendrawan | duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Indeks kualitas udara (IKU) di Lampung turun sekitar 2,01 dalam satu tahun terakhir. Terkait hal tersebut, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyarankan pemerintah setempat melakukan penghijauan.

“Untuk meningkatkan kualitas udara, pemerintah harus lakukan penghijauan, khususnya di perkotaan,” kata Direktur Walhi Lampung Hendrawan kepada duajurai.co via telepon, Selasa, 11/6/2019.

Menurutnya, penghijauan di perkotaan perlu dilakukan karena banyak bangunan. Sementara, ruang terbuka hijau semakin berkurang. Padahal, keberadaan pepohonan dapat mengurangi polusi udara.

Selain itu, penghijauan bisa mengimbangi emisi gas buang kendaraan. Terlebih, di perkotaan terbilang padat kendaraan. Sementara, kendaraan salah satu penyokong polusi udara.

“Pemerintah juga harus lebih serius lagi dalam mengawasi kegiatan industri yang mengeluarkan gas buang,” ujarnya.

Hendrawan menambahkan, perusahaan industri memang diperbolehkan membuang gas sisa produksi. Namun, pembuangan gas memiliki batas. Pada sisi itulah peran pemerintah diperlukan agar pembuangan gas tidak berlebihan.

Berdasar data Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Pada 2017, kualitas udara di Lampung mencapai 84,99. Sedangkan IKU Lampung pada 2018 sekitar 82,98. Artinya, kualitas udara di Bumi Ruwa Jurai turun sebesar 2,01. Kendati demikian, angka tersebut masih dalam kategori sangat baik.(*)

Baca juga Kualitas Udara Kota Bandar Lampung Terendah se-Lampung

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

BPJS Kesehatan Bandar Lampung Sosialisasikan Perubahan Iuran, Berlaku 1 Januari 2020

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandar Lampung mensosialisasikan perubahan iuran. Perubahan …