Kualitas Udara Kota Bandar Lampung Terendah se-Lampung


Akmad Rizal, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Lampung | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kota Bandar Lampung memiliki indeks kualitas udara (IKU) terendah se-Provinsi Lampung. Berdasar data Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, IKU Kota Tapis Berseri hanya 76,91 pada 2018.

Setelah Bandar Lampung, posisi terendah selanjutnya ditempati Kabupaten Tulangbawang denga nilai 78,03. Kemudian, Way Kanan 79,33; Kota Metro 80,98; dan Kabupaten Lampung Tengah 81,24.

Adapun IKU unggul, yakni Kabupaten Tulangbawang Barat dengan nilai 94,36. Berikutnya, Kabupaten Pesawaran 91,11; dan Kabupaten Mesuji 87,96. Setelah itu, Kabupaten Lampung Utara 86,77; dan Kabupaten Lampung Selatan dengan skor 86,26.

Selanjutnya, Kabupaten Pringsewu memiliki IKU 85,26. Diikuti Kabupaten Tanggamus dengan 84,45; dan Kabupaten Lampung Barat 82,51. Kemudian, IKU Kabupaten Lampung Timur 82,03; serta Kabupaten Pesisir Barat dengan nilai 81,56.

Menurut Akmad Rizal, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Lampung, penghitungan IKU berdasar jumlah nitrogen dioksida (NO2) dan sulfur dioksida (SO2). Setiap kabupaten/kota terdapat empat titik penilaian. Empat titik tersebut, yakni perkantoran, industri, transportasi, dan permukiman.

“Tahun depan akan ditambah satu parameter lagi, yakni PM2,5 (partikar seter 2,5) sebagai penilaian,” kata Akmad kepada duajurai.co di ruang kerjanya, Selasa, 11/6/2019.(*)

Baca juga Kualitas Udara Turun, Kabupaten/Kota di Lampung Diminta Lakukan Penghijauan

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Pembangunan Dilanjutkan, Gedung Pasar Smep Ditarget Rampung Akhir Tahun

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Proyek pembangunan Pasar Smep dilanjutkan kembali oleh PT Asmi Hidayat. Proyek yang sempat …