Setelah Idulfitri, Harga Cabai Rawit di Bandar Lampung Turun Rp30 Ribu


PENJUAL cabai dan sayuran di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, sedang menunggu pembeli, Senin, 10/6/2019. Setelah Idulfitri, harga cabai rawit di pasar tradisional itu turun sekitar Rp30 ribu per kg. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga cabai rawit di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, turun menjadi Rp50 ribu per kg setelah Idulfitri. Tadinya, harga tanaman perdu yang biasa dijadikan bumbu itu tembus Rp80 ribu per kg. Artinya, harga cabai rawit turun sekitar Rp30 ribu usai Lebaran.

“Sudah mulai turun setelah Lebaran. Sebelum Lebaran, harga cabai rawit tembus Rp80 ribu per kg,” kata Sumarni (48), salah satu pedagang cabai, Senin, 10/6/2019.

Hal senada disampaikan Siti Nurjanah (38), penjual cabai lainnya. Dia mengatakan bahwa harga cabai rawit merangkak turun setelah Idulfitri. Namun demikian, harga cabai rawit yang kini Rp50 ribu terbilang mahal. Sebab, harga normal komoditas tersebut sekitar Rp35 ribu-Rp40 ribu per kg.

Pantauan duajurai.co, sejumlah pedagang menawarkan harga cabai rawit sebesar Rp50 ribu per kg. Meski harga belum stabil, namun tampak banyak pembeli. Mereka terlihat menawar harga yang ditawarkan para pedagang.(*)

Baca juga H-2 Lebaran, Harga Cabai di Pasar Pasir Gintung Tembus Rp80 Ribu

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Usai Lebaran, Harga Ayam Potong di Bandar Lampung Turun Jadi Rp28 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga ayam potong di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, turun menjadi …