Mei 2019, Bandar Lampung Alami Inflasi 0,81%


BADAN Pusat Statistik (BPS) Lampung menyampaikan perkembangan harga pada Senin, 10/6/2019. Menurut BPS, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi inflasi sebesar 0,81% pada Mei 2019. | BPS Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,81% pada Mei 2019. Inflasi tersebut karena kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 136,42 pada April 2019 menjadi 137,53 pada Mei 2019.

Berdasar rilis yang diterima duajurai.co pada Senin, 10/6/2019, enam kelompok mengalami inflasi atau kenaikan indeks di Kota Bandar Lampung. Perinciannya, kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 2,17%; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 1,46%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,33%; kelompok kesehatan 0,29%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,13%; dan kelompok sandang 0,04%. Sebaliknya, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami deflasi (penurunan indeks) sebesar 0,33%.

Kemudian, sumbangan kelompok pengeluaran umum dalam pembentukan inflasi pada Mei sebesar 0,81%. Lima kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan memberikan andil pada pembentukan inflasi sebesar 0,52%; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,22%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,06%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,03%; dan kelompok kesehatan 0,01 persen.

Sementara, kelompok sandang tidak memberikan andil dalam pembentukan inflasi maupun deflasi. Sebaliknya, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga memberikan andil deflasi sebesar 0,03%.

Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil dalam pembentukan inflasi, antara lain cabai merah 0,24%; bawang putih 0,19%; angkutan antarkota 0,14%; dan kangkung 0,04%. Berikutnya, mobil 0,04%; bayam 0,04%; daging ayam ras 0,04%. Lalu, gula pasir 0,03%; cumi-cumi 0,03%; dan telur ayam ras memberikan andil inflasi sebesar 0,03%.

Inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-33 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya. Dari 82 kota, 81 kota mengalami inflasi dan hanya satu kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,91%, sedangkan inflasi terendah di Kediri sebesar 0,05%. Deflasi terjadi satu-satunya di Merauke sebesar 0,49%.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Semua Gerai Cha Mart Lampung Kini Bisa Pakai Go-Pay

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Berbelanja di Chandra Minimarket (Cha Mart) kini bisa menggunakan sistem pembayaran digital melalui …