Obrolan Ramadan Santai, Ridho Ficardo: Lampung akan Kembangkan Industri Pertahanan


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo menjadi bintang tamu Obras Tegar TV Lampung, Kamis, 30/5/2019. Talk show yang dipandu Yudith Samantha itu berlangsung di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menjadi bintang tamu Obrolan Ramadan Santai (Obras) di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Kamis, 30/5/2019. Talk show yang dipandu Yudith Samantha itu ditayangkan Tegar TV Lampung.

Temu wicara tersebut mengulas berbagai capaian Ridho yang dituangkan dalam buku berjudul “Lampung: Tinta Emas Karya Bakti Pembangunan, Lompatan Besar Lima Tahun Kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo”. Buku itu diluncurkan beberapa waktu lalu.

Ridho mengatakan, pihaknya telah menorehkan banyak hal untuk Lampung selama lima tahun terakhir. Misal, pertumbuhan perekomian selalu di atas rata-rata nasional, penekanan inflasi, serta membangkitkan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekonomi kreatif.

“Lampung juga telah menjadi salah satu daerah unggulan sektor pariwisata. Ke depan, Lampung akan mengembangkan industri pertahanan,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Jumat, 31/5/2019.

Pada bidang pendidikan dan sarana edukasi, Ridho mendirikan Astronomical Observatory (LAO), dan perpustakaan modern yang dalam tahap pembangunan. Juga Lampung Elephant Park sebagai sarana ruang terbuka hijau.

“Sederhananya, pada 2014 tidak terbayangkan kalau pada 2019 Lampung akan seperti ini. Untuk sepuluh hingga dua puluh tahun yang akan datang, ke depan harus lebih baik lagi dengan apa yang kami buat hari ini,” ujarnya.

Ridho melanjutkan, pihaknya terus berupaya untuk memperbaiki konektivitas di Provinsi Lampung. Hasilnya, Bandara Radin Inten II kini menjadi bandara internasional. Bandara Gatot Soebroto di Way Kanan dan Bandara Taufiq Kiemas di Pesisir Barat kini menjadi bandara penerbangan sipil.

Lampung juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota. Sekarang, Lampung memiliki Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), dermaga eksekutif, dan Pelabuhan Panjang yang menjadi pelabuhan regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Kami membuka konektivitas, sehingga invenstor melihat ada peluang untuk berinvestasi di Lampung,” ujarnya.

Dia menambahkan, dalam membangun kemajuan di Provinsi Lampung, harus juga dibangun masyarakatnya dari semua sektor. Kuncinya, pembangunan yang berkesinambungan. Artinya, Lampung jangan mengalami kemunduran, maka pembangunan akan terus berjalan.

“Masyarakat melihat pembangunan di Lampung semakin baik, saya menjalankan misi sebagai kepala daerah Lampung,” ucap Ridho.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …