Nanang Ermanto Minta OPD Buat Terobosan Bangun Agrowisata Lampung Selatan


PELAKSANA Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto (pegang mikrofon) saat rapat pembahasan tindak lanjut tentang pengembangan kawasan agrowisata, beberapa waktu lalu. Dalam rapat itu, dia meminta kepala OPD membuat terobosan dalam membangunan kawasan agrowisata, bukan hanya mengandalkan APBD. | Diskominfo Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meminta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) membuat terobosan terkait pembangunan kawasan agrowisata. Sebab, tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lampung Selatan dalam pembangunan.

Hal itu disampaikan Nanang saat rapat pembahasan tindak lanjut tentang pengembangan kawasan agrowisata Kabupaten Lampung Selatan. Rapat bersama OPD dan sejumlah konsultan itu berlangsung di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

“Proyek (agrowisata) ini untuk jangka panjang. Kalau semua hanya berpaku tidak ada anggaran-anggaran, selalu menunggu anggaran saja, tetapi tidak ada suatu langkah atau terobosan, ya mundur saja dari dinasnya. Saya saja kalau begitu,” kata Nanang, seperti dikutip dari laman Pemkab Lampung Selatan, Sabtu, 25/5/2019.

Dia mengatakan, pengembangan kawasan agrowisata butuh keseriusan dari OPD yang terlibat didalamnya. Untuk itu, kepala OPD perlu aktif mencari anggaran di luar APBD. Tujuannya, guna percepatan pembangunan di Lampung Selatan.

“Sama seperti bangun Jembatan Patriot dan GOR Way Handak. Itu tidak bicara anggaran, tetapi kemauan dan kesungguhan. Kuncinya punya kemauan, bangun kebersamaan dan gotong royong, maka tidak ada yang tidak mungkin,. Apa yang diimpikan pasti bisa terwujud,” ujarnya.

Pemkab Lampung Selatan akan menyulap lahan tidur seluas 20,5 hektare menjadi kawasan agrowisata. Nantinya, lahan tersebut dibagi menjadi tiga kawasan, yakni agrowisata buah dan bunga, taman ternak Kalianda, dan mina wisata taman ikan Way Handak.

Rencananya, kawasan agrowisata buah dan bunga di Jalan Muslim Peninjau, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda. Tepatnya, di belakang Stadion Jati Kalianda dengan luas lahan sekitar 6 hektare.

Lokasi taman ternak Kalianda di belakang Kantor Radar Lampung Selatan dengan luas lahan sekitar 5 hektare. Sedangkan lokasi mina wisata taman ikan Way Handak di samping dan belakang GOR Mini, Jalan Jati Rukun, Kelurahan Way Lubuk, Kalianda, dengan seluas lahan sekitar 2 hektare.(*)

Baca juga Nanang Ermanto Harap KUPT Jadi Penggerak Agrowisata Lampung Selatan


Komentar

Komentar

Check Also

Ombudsman Gelar Pendampingan Kepatuhan se-Sumbagsel di Novotel Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ombudsman Republik Indonesia menggelar pendampingan penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik …