Begini Birokrasi Pembayaran Pajak Kendaraan di Samsat Bandar Lampung


WARGA antre untuk mengambil tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) di Samsat Bandar Lampung, Selasa, 21/5/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pembayaran pajak kendaraan bermotor di gedung Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bandar Lampung dirasa ribet dan berliku-liku. Pemilik kendaraan mesti melewati birokrasi yang cukup panjang untuk membayar pajak.

Duajurai.co mencoba mengikuti tahapan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Bandar Lampung, Selasa, 21/5/2019. Sebelum membayar, wajib pajak harus mempersiapkan syarat-syarat. Berkas yang harus disiapkan antara lain buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan kartu identitas sesuai BPKB.

Sebelum mendaftar, kendaraan lebih dahulu menjalani cek fisik. Tempat pengecekan berada paling awal saat masuk kantor Samsat. Jaraknya sekitar 100 meter dari loket pendaftaran. Tahapan ini memakan waktu sekitar 10-20 menit. Setelah itu, barulah bisa melakukan pendaftaran.

Pendaftaran dilakukan di Kantor Bersama Samsat. Loket berada di depan kantor yang terletak di gedung paling belakang itu. Saat pendaftaran, wajib pajak harus menyerahkan berkas kendaraannya sekaligus hasil cek fisik kendaraan. Kemudian, petugas mengarahkan ke ruang cek arsip BPKB. Lokasinya 100 meter di depan loket pendaftaran melewati tempat parkir.

Setelah itu, wajib pajak diarahkan ke loket pengesahan arsip. Lokasinya 100 meter dari ruang arsip BPKB. Wajib pajak harus menunggu sekitar 10-15 menit untuk mendapat berita acara pengesahan arsip.

Selasai dari sana, wajib pajak kemudian ke ruang arsip STNK. Tempatnya di belakang ruang arsip BPKB. Proses memakan waktu sekitar 10 menit. Pengecekan arsip STNK dengan menyerahkan BPKB, STNK, kartu identitas, dan hasil cek fisik kendaraan.

Jika sudah, warga diminta ke gedung Ditlantas Polda Lampung. Lokasinya tepat di seberang kantor Samsat. Butuh waktu lima menit ke gedung itu dengan jalan kaki.

Pada tahap tersebut, pemilik kendaraan diminta menyerahkan hasil BPKB, STNK, identitas diri, serta pemberkasan yang telah dilakukan. Bila dinyatakan lengkap, petugas akan menghitung besaran pajak.

Setelah proses yang memakan waktu 10 menit itu, warga akan diberi nominal untuk dibayar. Pembayaran dilakukan melalui Bank Lampung yang berada di gedung Samsat setempat. Warga mesti antre 15 menit-20 menit untuk menyelesaikan pembayaran. Ditambah lagi dengan membayar biaya pergantian pelat dan BPKB di BRI yang loketnya bersebelahan.

Tak selesai di situ, wajib pajak harus kembali mengantre 10 menit untuk pengesahan. Proses akhir ini dilakukan di loket pengesahan di gedung yang sama. Di loket itu, wajib pajak menyerahkan semua hasil pemberkasan dan bukti pembayaran.

Selepas itu, petugas akan memberikan tanda bukti pembayaran untuk mengambil pelat kendaraan yang baru. Pengambilan di loket pengambilan TNKB. Lokasinya 100 meter dari lokasi antrean terakhir.

Secara akumulasi, pengambilan TNKB memakan waktu hingga dua jam. Sedangkan BPKB diambil setelah tiga bulan di gedung Ditlantas.(*)

Baca juga Bayar Pajak Kendaraan Ribet, Warga Lampung Harapkan Prosedur Dahulu

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Buat 90 Ribu Jamban, Lampung Selatan Bebas BAB Sembarangan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kabupaten Lampung Selatan mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) 100%. Acara berlangsung …