Jadi Staf Ahli Manajemen Kapolri, Eks Wakapolda Lampung Teddy Minahasa Mohon Maaf


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo (kiri) dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri (kanan) foto bersama Staf Ahli Manajemen Kapolri Brigadir Jenderal Teddy Minahasa (tengah) di Novotel Lampung, Jumat, 18/5/2019. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri menghadiri acara pisah sambut Wakapolda Lampung dari Brigadir Jenderal Teddy Minahasa kepada Komisaris Besar Rudi Setiawan. Acara berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Jumat, 17/5/2019.

“Terima kasih kepada Teddy Minahasa atas kinerja dan dedikasinya selama menjabat sebagai Wakapolda Lampung, serta selamat bertugas dan sukses atas jabatan baru yang diemban sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri. Kepada Rudi Setiawan, saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Wakapolda Lampung,” kata Ridho melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, kemarin.

Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Purwadi Arianto mengatakan, dirinya memberikan wewenang kepada wakapolda untuk mengambil peran dan tugas dalam mendukung kinerja Polda Lampung. Namun demikian, Purwadi tetap mengarahkan.

“Saya selalu memberikan peran dan kebebasan kepada Teddy dalam menjalankan tugasnya, termasuk kepada Wakapolda Lampung Rudi Setiawan. Tetapi, saya tetap mengambil peran dalam mengendalikan dan mengarahkannya. Hal ini sebagai peningkatan kapasitas kemampuan kepemimpinan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Teddy menyampaikan terima kasih kepada pejabat utama Provinsi Lampung, masyarakat, dan semua pihak yang hadir pada acara pisah sambut. Dia juga memohon maaf kepada seluruh pejabat Provinsi Lampung. Pun demikian dengan masyarakat Lampung atas perilaku dan kebijakan yang kurang berkenan.

“Saya mohon maaf kepada semuanya atas segala perbuatan, perilaku, dan kebijakan yang kurang berkenan, serta mohon doa restunya agar dapat berkerja d itempat yang baru sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri,” kata dia.

Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin berat. Untuk itu, dia berpesan agar semua jajaran forkopimda harus tetap solid dan kompak.

“Tantangan ke depan akan semakin berat, terlebih kemajuan teknologi yang dapat merusak tatanan dunia yang telah diatur. Untuk itu, semua harus tetap solid dan kompak, itu yang utama,” ujarnya.

Sementara itu, Rudi menyampaikan kebanggaannya karena diberi kepercayaan untuk dapat bertugas di tempat kelahiran, Provinsi Lampung. Dia siap mendampingi Purwadi untuk menjadi polisi yang proaktif, partnership, dan problemsolving. Karena itu, Rudi memohon dukungan dari berbagai pihak agar dapat berkerja di Polda Lampung dengan baik.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Zainudin Hasan Divonis 12 Tahun, Kuasa Hukum: Terlalu Tinggi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pihak kuasa hukum menilai, vonis 12 tahun penjara terhadap Zainudin Hasan masih terlalu …