Terima Pasien Cuci Darah yang Pindah, RS Imanuel: Kami akan Koordinasi dengan BPJS


GEDUNG RS Imanuel di Jalan Soekarno-Hatta, By Pass, Way Halim, Bandar Lampung. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pihak Rumah Sakit (RS) Imanuel akan berkoordinasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk menerima kembali pasien cuci darah yang terlanjur pindah. Sejumlah pasien hemodialisis diminta mencari rumah sakit lain karena RS Imanuel putus kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Mereka kini menjalani cuci darah di sejumlah rumah sakit, antara lain RS Urip Sumoharjo, RS Graha Husada, dan RS Pertamina Bintang Amin.

“Saya akan koordinasikan kepada pihak manajemen dan BPJS. Apabila boleh, maka kami akan kembali menerima pasien yang terlanjur pindah,” kata Kasubag Humas RS Imanuel Alquirina Supriyati kepada duajurai.co via telepon, Senin, 13/5/2019.

Menurutnya, RS Imanuel memang tetap melayani pasien cuci darah. Namun, bagi yang terlanjur pindah, Alquirina belum dapat memberi kepastian. Sebab, hal tersebut mesti dibicarakan lebih dahulu.

“Intinya kan diperbolehkan untuk pasien yang lama. Namun, saya belum tahu bagi yang telah pindah ke rumah sakit lain,” ujarnya.

Sejumlah pasien cuci darah mengaku diminta pihak RS Imanuel agar segera mencari rumah sakit lain. Alasannya, mereka tidak akan dilayani setelah BPJS Kesehatan menghentikan sementara kerja sama per 1 Mei 2019. Padahal, pihak BPJS telah meminta agar tetap melayani pasien cuci darah karena termasuk emergency (keadaan darurat).(*)

Baca juga Harus Pindah dari RS Imanuel, Pasien Cuci Darah Sulit Dapat Kamar

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Jaring Keluhan Masyarakat, Ombudsman Lampung Buka Posko Pengaduan di Daerah

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung akan melaksanakan program Penerimaan dan …