Demo Hari Kebebasan Pers Sedunia, AJI Bandar Lampung: Gunakan UU Pers Tindak Pelaku Kekerasan


PULUHAN jurnalis berunjuk rasa pada Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bundaran Tugu Adipura, Enggal, Bandar Lampung, Jumat, 3/5/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung meminta penegak hukum menggunakan UU 40/1999 tentang Pers untuk menindak pelaku kekerasan terhadap wartawan. Banyak kasus kekerasan terhadap pewarta tidak lanjut ke meja hijau.

“Kami berharap, penegak hukum lebih serius. Gunakan UU Pers untuk menindak pelaku kekerasan kepada wartawan,” kata Ketua AJI Bandar Lampung Padli Ramdan saat demo peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bundaran Tugu Adipura, Enggal, Jumat, 3/5/2019.

Menurut redaktur Lampung Post itu, setiap tahun, selalu ada kasus kekerasan terhadap pers di Lampung. Setidaknya, dalam dua tahun terakhir tercatat 10 kasus, masing-masing lima kasus setiap tahun. Kendati demikian, jarang dari kasus-kasus tersebut berujung di pengadilan. Hal ini menjadi preseden buruk terhadap kebebasan pers di Lampung.

“Itu karena tidak adanya sanksi hukum yang diterima pelaku. Sehingga, tidak menimbulkan efek jera terhadap pelaku. Akibatnya, para pelaku merasa memiliki imunitas dan kembali mengulangi perbuatannya,” ujar Padli.

Pantauan duajurai.co, puluhan jurnalis yang berunjuk rasa di sana tergabung dalam sejumlah organisasi. Mereka antara lain anggota dan pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lampung, dan Aliansi Pers Mahasiswa (APM) Lampung. Pedemo membawa spanduk yang secara umum berisi penolakan kekerasan terhadap wartawan.(*)

Baca juga Hari Kebebasan Pers Sedunia, Puluhan Wartawan Lampung Turun ke Jalan

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Fauzi Hasan Imbau ASN Tulangbawang Barat Antisipasi Kerusakan Lingkungan

TULANGBAWANG BARAT, duajurai.co – Wakil Bupati Tulangbawang Barat Fauzi Hasan meninjau kompleks perkantoran di Panaragan …