Ramadan-Lebaran, BI Lampung Antisipasi Kekurangan Stok-Penimbunan Barang


KEPALA BI Lampung Budiharto Setyawan | duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung akan mengantisipasi penimbunan barang selama bulan Ramadan dan Lebaran. Hal tersebut guna menjaga stabilitas inflasi agar tidak berdampak buruk di masyarakat.

Demikian terungkap dalam rapat tingkat pimpinan atau high level meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dan seluruh TPID 15 kabupaten/kota. Rapat berlangsung di Kantor Perwakilan BI setempat, Bandar Lampung, Selasa, 30/4/2019.

“Harus dilakukan langkah-langkah korektif atas indikasi adanya ketidakwajaran kenaikan harga, gangguan distribusi, kekurangan stok dan penimbunan,” kata Kepala Perwakilan BI Lampung Budiharto Setyawan melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, malam tadi.

Selain itu, melakukan moral suasion atau mengatur jumlah uang yang beredar. Caranya, dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Hal dimaksud dalam rangka membentuk ekspektasi masyarakat atas harga bahan pangan.

“Hal lain yang harus dilakukan adalah mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH) maupun kegiatan pasar murah,” ujarnya.

Menurut Budiharto, pelaksanaan KPSH maupun upaya lain dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga bahan kebutuhan pokok harus dilaksanakan secara transparan. Kemudian, mengikuti kaidah tata kelola yang baik, serta dapat dipertanggungjawabkan.(*)

Baca juga Jelang Ramadan, Ridho Ficardo Minta Kontrol Harga Kebutuhan Pokok


Komentar

Komentar

Check Also

Anjlok, Harga Bawang Merah di Bandar Lampung Rp15 Ribu Per Kg

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandar Lampung turun drastis. …