Kehabisan Logistik, BPBD Lampung Kirim Bantuan Seadanya ke Pesisir Barat


SEJUMLAH warga membersihkan sisa banjir dan longsor, Minggu, 28/4/2019. | BPBD Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Provinsi Lampung kehabisan stok logistik. Sehingga, BPBD hanya mengirim bantuan seadanya untuk wilayah terdampak longsor di Kabupaten Pesisir Barat.

“Tahun ini, belum ada pengiriman dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Jadi, sementara ini kami kirim (bantuan) seadanya,” kata Kasubid Logistik BPBD Lampung Jon Arif kepada duajurai.co di ruang kerjanya, Senin, 29/4/2019.

Adapun bantuan logistik yang dikirim BPBD Lampung, yakni 20 dus lauk pauk, empat dus makanan siap saji, dan dua dus makanan tambah gizi. Selain itu, perlengkapan makan dan family kit masing-masing enam kotak. BPBD juga mengirimkan 27 buah selimut dan 30 buah matras.

“Untuk perlengkapan sekolah, kami hanya kirim tujuah tas, ini saja stok lama,” ujarnya.

Jon menambahkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan BNPB terkait kelengkapan logistik. Hal itu juga berkaitan dengan permohonan bantuan dari BPBD Pesisir Barat untuk sekolah yang rusak parah.

Setidaknya enam desa di dua kecamatan di Pesisir Barat dilanda longsor, Sabtu, 27/4/2019. Tiga desa di Kecamatan Way Krui, yakni Way Sindi Hanuan, Karya Penggawa, dan Labuhan Mandi. Kemudian, tiga desa di Kecamatan Lemong, yaitu Merangka, Sukamulya, dan Rata Agung. Sejauh ini, enam orang dikabarkan meninggal dunia akibat tertimbun material. Selain korban jiwa, longsor juga membuat akses jalan Pesisir Barat-Bengkulu terputus.(*)

Baca juga Longsor Pesisir Barat, BPBD Lampung Kirim Bantuan Logistik

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Ombudsman Gelar Pendampingan Kepatuhan se-Sumbagsel di Novotel Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ombudsman Republik Indonesia menggelar pendampingan penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik …