Tingkatkan Kompetensi, Umitra Indonesia Gelar Pelatihan SPMI


PELATIHAN SPMI Umitra Indonesia, Sabtu, 28/4/2019 | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Universitas Mitra Indonesia mengadakan pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Sabtu, 27/4/2019. Berlangsung di ruang pertemuan gedung C kampus tersebut, pelatihan diikuti seluruh pimpinan dan civitas akademika.

Rektor Umitra Dr Armalia Reny WA menyatakan, SPMI merupakan kegiatan sistemik penjaminan mutu untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan.

“Setiap perguruan tinggi dapat mengembangkan sendiri SPMI antara lain sesuai dengan latar belakang sejarah, nilai dasar yang menjiwai pendirian perguruan tinggi itu, jumlah program studi dan sumber daya manusia, sarana dan prasarana perguruan tinggi, dengan tanpa campur tangan pihak lain,” urainya dalam rilis yang diterima duajurai.co.

Wakil Rektor 1 Dr Zamahsjahri Sahli AAAK saat membuka pelatihan mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut penyesuaian, perbaikan, serta evaluasi dari SPMI sebelumnya ketika Universitas Mitra Indonesia masih berbentuk kumpulan perguruan tinggi.

“Evaluasi kita lakukan terhadap bagian dan standar dari sejumlah program studi. Mana yang masih relevan dan perlu diperbarui guna menyesuaikan dengan kondisi yang sekarang,” katanya.

Zamahsjahri melanjutkan, lewat penyesuaian ini pihaknya berharap berbagai standar dan program dapat segera diimplementasikan guna merespons kebutuhan proses pendidikan di masa sekarang.

“Hasilnya tetap ingin mencetak lulusan yang kompeten serta sistem perguruan tinggi yang kapabel, sehingga semua komponen perguruan tinggi bisa memenuhi standar mutu yang ditetapkan,” Lanjutnya.

Narasumber pelatihan Susi Indriyani MSi menyampaikan, pelatihan SPMI bertujuan memberikan pembekalan kepada para calon pengelola gugus kendali mutu di tingkat program studi.

“Sewaktu masih berbentuk sekolah tinggi kita punya 24 standar nasional pendidikan tinggi dalam sistem penjaminan mutu. Sekarang sebagai universitas kita tambah lagi dari standar yang diberlakukan secara nasional, serta tambahan indikator, juga meningkatkan kriteria standar sesuai perkembangan Umitra,” beber Susi yang juga Kepala Lembaga Badan Penjaminan Mutu Umitra Indonesia.

“Peningkatan ini dipandang perlu agar proses internalisasi dan berbagai perbaikan bisa dicapai dengan cepat untuk perbaikan mutu Umitra ke depan,” sambungnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Audiensi, BNI akan Terapkan Rumah Kreatif di Unila

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Assistant Vice President PT Bank Negara Indonesia (BNI) Abiwodo beraudiensi dengan …