LED Mini Festival, Besok Pentas Dua Gerak Alam di Graha Sema Bandar Lampung


GAMBAR LAPAH Environment Dance (LED) Mini Festival | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dua karya koreografi akan dipentaskan di Mini Stage Graha Sema, Bandar Lampung, Minggu, 28/4/2019, pukul 19.30 WIB. Keduanya, “Garak JoGarik” karya Arief Rahman dari Komunitas Kurenah Dance Theater, dan “Sekuel TubuhTradisi” karya Dian Anggraini dari Dian Arza Dance Company.

“Dua koreo ini ditampilkan sebagai launching program LAPAH Environment Dance (LED) Mini Festival, yang merupakan platform tari bertajuk ekologi berbasis lanskap seni tradisi,” kata Ketua Panitia Penyenggara Wahida Shella Nuraini melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Sabtu, 27/4/2019.

Dia mengatakan, “Garak JoGarik” adalah seni silat tradisi melayu yang identik Minangkabau. Garak artinya insting, kemampuan membaca sesuatu akan terjadi. Seorang pesilat bisa merasakan jika ada sesuatu yang akan membahayakan dirinya. Garik adalah gerakan yang dihasilkan oleh pesilat itu sebagai antisipasi serangan.

Karya kedua, “Sekuel Tubuh Tradisi” merupakan gerak yang lahir dari membaca dan memaknai tubuh alam sebagai skenografi yang berkesinambungan dan setara, di mana tubuh adalah gerak linear dari kehidupan sehari-hari. Menjadi proses kerja yang memproduksi “gerakan” dalam tafsir nilai-nilai kebenaran dan simbol yang terbebas dari pemusatan makna.

Menurut Wahida, pentas dua koreografi tersebut sama sekali tidak memungut bayaran alias gratis. Namun, pihaknya mengutamakan penonton apresian, terutama seniman dan mahasiswa. Sebab, tempat yang disediakan terbatas.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Rilda, Penulis Asal Lampung, Masuk Nominasi Kusala Sastra Khatulistiwa 2019

JAKARTA, duajurai.co – Nama Lampung kembali berkibar dalam ajang sastra nasional. Rilda A Oe Taneko, …