Vonis Zainudin Hasan di Bawah Tuntutan, JPU KPK Pertimbangkan Putusan Hakim


JPU KPK Wawan Yunarwanto diwawancarai wartawan usai sidang vonis Zainudin Hasan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 25/4/2019. Dalam wawancara tersebut, Wawan mempertimbangkan ulang putusan majelis hakim yang menghukum terdakwa selama 12 tahun penjara dalam perkara korupsi proyek di lingkungan Dinas PU-PR Lampung Selatan. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) mempertimbangkan ulang putusan majelis hakim terhadap Zainudin Hasan, terdakwa kasus korupsi proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lampung Selatan. Pasalnya, vonis selama 12 tahun penjara lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa, yakni 15 tahun penjara.

“Ada sejumlah dakwaan kami yang tidak sama seperti yang disampaikan oleh majelis hakim,” kata JPU KPK Wawan Yunarwanto usai sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 25/4/2019.

Dia mengatakan, hakim berpendapat bahwa terdakwa hanya terbukti menerima gratifikasi dari Tomas Aziz Riska sebesar Rp200 juta. Padahal, Bupati Lampung Selatan nonaktif itu juga mendapat gratifikasi terkait izin hutan dari Kementerian Kehutanan. Namun, menurut hakim, tidak ada bukti yang kuat atas hal tersebut.

“Selain itu, penyampaian hakim sama dengan dakwaan kami. Misal, denda hanya berbeda pada subsider,” ujarnya.

Hakim hanya memberikan subsider 1 tahun 6 bulan penjara bila terdakwa tak mampu membayar uang pengganti sebesar Rp66,7 miliar. Sementara, tuntutan jaksa lebih tinggi, yakni dua tahun penjara.

“Pencabutan hak politik tiga tahun dari tuntutan kami lima tahun. Terkait ganti rugi masih sama, yakni Rp66,7 miliar,” kata Wawan.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang menghukum Zainudin selama 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta, subsider lima bulan kurungan. Kemudian, membayar uang pengganti sebesar Rp66,7 miliar. Tak hanya itu, majelis hakim juga mencabut hak politik Zainudin untuk dipilih dalam jabatan publik selama tiga tahun.(*)

Baca juga Zainudin Hasan Divonis 12 Tahun, Kuasa Hukum: Terlalu Tinggi

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Berkunjung ke Panti Asuhan Al Husna, Motor Jurnalis Kupas Tuntas Raib dalam 5 Menit

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Sri ketiban sial. Sepeda motornya, Honda Beat …