Sebulan Tak Turun, Harga Bawang Merah di Bandar Lampung Bertahan Rp38 Ribu


PEDAGANG di Pasar Tugu, Bandar Lampung, sedang menunggu pembeli, Rabu, 24/4/2019. Sudah satu bulan terakhir harga bawang merah tidak turun, dan masih bertahan Rp38 ribu per kg. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga bawang merah di pasar tradisional di Bandar Lampung masih bertahan Rp38 ribu per kilogram (kg). Sudah satu bulan terakhir harga tanaman umbi lapis tersebut tidak turun.

“Ya masih tinggi, sudah sebulan ini harga belum turun dari semula Rp25ribu per kg,” kata Marsono (40), salah satu pedagang di Pasar Tugu, Rabu, 24/4/2019.

Dia mengatakan, harga bawang naik secara bertahap. Semula, harga bumbu penyedap makanan itu naik menjadi Rp35 ribu per kg. Kemudian, naik lagi menjadi Rp38 ribu, dan masih bertahan hingga kini.

Hal senada disampaikan Marpu Prihatin (45). Menurut pedagang di Pasar Induk Tamin itu, harga bawang terbilang mahal karena faktor cuaca. Curah hujan yang tinggi membuat para petani bawang gagal panen.

“Kenaikan karena di daerah pemasok, yakni Brebes, Jawa Timur, mengalami curah hujan yang tinggi. Meski kini sudah mulai memasuki musim kemarau, tapi para petani belum panen. Kemungkinan hal tersebut membuat harga belum kembali stabil,” ujarnya.(*)

Baca juga Bawang Mahal, Konsumen di Bandar Lampung Kurangi Pembelian

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Agustus 2019, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Lampung Turun 0,58 Poin

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Provinsi Lampung tercatat sebesar 69,09% …