Hadapi Arus Mudik, Ridho Ficardo Persiapkan Jalan Tol Trans Sumatra


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo (dua dari kiri) saat Dialog Publik “Konektivitas Membangun Negeri” di Kafe Wood Stairs, Way Halim, Bandar Lampung, Selasa, 23/4/2019. | Tim Media M Ridho Ficardo

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyatakan, saat ini, pihaknya tengah fokus terhadap kesiapan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dan Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni. Kesiapan tersebut dalam rangka menghadapi arus mudik menjelang Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Ridho saat Dialog Publik “Konektivitas Membangun Negeri”. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan Tempo Media Group itu berlangsung di Kafe Wood Stairs, Way Halim, Bandar Lampung, Selasa, 23/4/2019.

“Saya kira, keberadaan JTTS akan mengubah situasi arus mudik dan arus balik. Yang harus diwaspadai adalah jalan tol dan dermaga eksekutif. Saya tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti peristiwa Brebes exit pada 2016, di mana terjadi kemacetan hingga memakan korban,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Secara garis besar, lanjut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi lonjakan penumpang, baik transportasi darat, laut, maupun udara. Antisipasi tersebut dengan menyiapkan armada darat yang mencukupi. Sebanyak 490 armada yang terdiri dari berbagai jenis kendaraan telah melakukan ramp check untuk pengecekan laik jalan. kemudian, sebanyak 34 angkutan udara dioperasikan oleh delapan Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal.

“Sedangkan di dermaga eksekutif dan tol laut, kami berencana untuk dapat meningkatkan volume perjalanan. Sehingga, bisa mengurai penumpukan penumpang dan kendaraan di jalur penyeberangan Selat Sunda,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi menyatakan, berdasar penelitian litbang kelautan, sebanyak 18 juta lebih pemudik yang akan menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatra pada arus mudik, tahun ini. Dari jumlah tersebut, sekitar empat juta di antaranya akan menggunakan kendaraan pribadi.

“Jalan Tol Trans Sumatra dan dermaga eksekutif tentu akan memengaruhi pola mudik mendatang.Ini merupakan hasil dari keseriusan pemerintah dalam memberikan sarana meningkatkan konektivitas,” kata dia.

Selain Ridho dan Budi, dialog publik tersebut juga dihadiri Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Radin Inten II Asep Kosasih, dan Direktur Angkutan Darat Ditjen Perhubungan Darat Ahmad Yani. Mereka juga didapuk sebagai narasumber. Sedangkan moderator adalah Pemimpin Redaksi Koran Tempo Budi Setyarso.(*)

Baca juga Mudik Lebaran, Kemenhub: Masyarakat Lampung di Jabotabek Gratis Naik Kapal


Komentar

Komentar

Check Also

Pemprov Lampung Kaji Revitalisasi Terminal Rajabasa-Kereta Bandara

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengkaji konsep pembangunan dalam bidang transportasi darat …