Rekap Suara Pemilu 2019, PPK Sukabumi Buka Kembali Formulir C1 Plano


SUASANA rekap suara di Kantor Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, Senin, 22/4/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukabumi, Bandar Lampung, tengah melakukan rekap suara pemilu. Namun, PPK Sukabumi tidak hanya melakukan rekap suara seperti pada umumnya, tapi mesti membuka kembali formulir C1 plano.

“Dapat instruksi dari Bawaslu Provinsi Lampung bahwa di Kecamatan Sukabumi mesti membuka kembali formulir C1 plano secara keseluruhan,” kata Kurniawati, Koordinator Sumber Daya Manusia dan Organisasi Panwaslu Sukabumi, kepada duajurai.co di Kantor Kecamatan Sukabumi, Senin, 22/4/2019.

Dia mengatakan, instruksi tersebut adalah buntut dari viralnya video seorang laki-laki yang mengatakan telah terjadi kecurangan pemilu di TPS 44 Sukabumi. Padahal, yang sebenarnya hanya miskomunikasi.

“Disebutkan oleh salah seorang warga bahwa ada perbedaan suara seorang caleg di C1 plano dan C1 hologram. Tapi, Bawaslu sudah konfirmasi kepada yang bersangkutan dan sudah clear persoalannya,” ujar dia.

Formulir C1 plano merupakan formulir untuk merekap suara di tingkat TPS dengan disaksikan peserta pemilu dan pengawas TPS. Sedangkan formulir C1 hologram merupakan formulir salinan dari rekap di C1 Plano dengan menggunakan ukuran kertas yang lebih kecil.

“Pascavideo dugaan kecurangan itu, diputuskan untuk membuka C1 plano semua. Sehingga, dicocokkan dengan C1 hologramnya,” kata dia.

Menurut Kurniawati, membuka kembali formulir C1 Plano memang membutuhkan waktu rekap yang lebih panjang. Terlebih, di kecamatan Sukabumi terdapat tujuh kelurahan, yakni Sukabumi, Sukabumi Indah, Nusantara Permai, Campang Raya , Campang Jaya, Way Laga, dan Way Gubak.

“Total sebanyak 170 TPS di Kecamatan Sukabumi. Tapi, baru satu kelurahan yang kelar rekap, yaitu Nusantara Permai dengan 11 TPS,” ujarya.

Kendati demikian, pihak penyelenggara tidak keberatan dan justru merasa senang bisa membuka kembali formulir C1 plano. Sebab, proses rekap akan lebih transparan, dan tidak memunculkan kecurigaan dari masyarakat.

“Karena saat ini banyak isu di luar sana. Maka, dengan dibukanya formulir C1 plano bisa menghindari asumsi kecurangan-kecurangan. Tidak masalah kami berkorban waktu, tidak apa capek, yang penting clear karena surat saktinya sudah dibuka,” kata dia.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Dialog, Balon Wali Kota Metro Andi Surya Beri Beasiswa Jaminan Sarjana

METRO PUSAT, duajurai.co – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Metro Andi Surya menggelar dialog kemasyarakatan …