Hindari Joki SBMPTN, Rektor Itera Minta Panitia Cek Barang Peserta Ujian


REKTOR Itera Ofyar Z Tamin (berkacamata) saat memantau UTBK SBMPTN, Sabtu, 13/4/2019. | Humas Itera

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rektor Institut Teknologi Sumatra (Itera) Ofyar Z Tamin memantau langsung pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) gelombang pertama, Sabtu, 13/4/2019. Ofyar menyambangi setiap ruangan tempat ujian di lingkungan Kampus Itera dan kampus mitra Itera yang menyelenggarakan UTBK, yakni Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Bandar Lampung.

Kepada panitia, dia menekankan agar seluruh peserta bisa mengikuti ujian sesuai aturan dan tata tertib. Selain itu, Ofyar juga meminta pengecekan identitas dan barang bawaan peserta ujian lebih diperketat untuk menghindari kecurangan, seperti joki.

“Kecurangan-kecurangan perlu diperhatikan, terutama yang berbasis teknologi. Apalagi, peserta bisa mengikuti tes sebanyak dua kali. Saya tekankan kepada panitia agar pelaksanaan ujian bisa berjalan dengan baik. Para peserta harus melalui pemeriksaan dan diberikan pelatihan singkat cara mengisi jawaban,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

UTBK SBMPTN ITERA gelombang pertama diikuti sebanyak 6.393 peserta. Pelaksanaan tes akan berlangsung 13 April-4 Mei 2019 yang terbagi dalam 10 sesi. Pelaksanaan ujian dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. Total peserta UTBK ITERA gelombang pertama terdiri dari peserta tes bidang saintek (IPA) 3.955 peserta dan bidang soshum (IPS) 2.438 peserta. Peserta terdiri dari 4.030 peserta reguler dan 2.363 peserta bidikmisi.

Pada pelaksaan tes setiap peserta melalui pemeriksaan ketat oleh panitia sebelim memasuki ruang ujian. Mulai dari pengecekan identitas, hingga barang yang diperbolehkan dibawa ke dalam ruang ujian. Peserta tidak diperkenankan membawa barang selain kartu peserta ujian, identitas diri, dan ijazah atau surat keterangan kelulusan.

Pada pelaksanaan UTBK ITERA gelombang pertama sesi I sebanyak 88 peserta tidak hadir tanpa keterangan, sehingga dinyatakan gugur. Pihak panitia juga belum menemukan kendala teknis berarti dalam pelaksanaan UTBK pada hari pertama.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Usung Konsep IT, Global Surya Jadi National Plus School with Islamic Philosophy

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Global Surya Islamic School (GSIS) menggelar sarasehan bertemakan “Mewujudkan Pendidikan yang …