Bawang Mahal, Konsumen di Bandar Lampung Kurangi Pembelian


PEDAGANG bawang merah. | Imelda Astari/duajurai.com

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kenaikan harga bawang memengaruhi daya beli masyarakat. Konsumen terpaksa mengurangi pembelian lantaran harga bawang terbilang mahal.

“Iya, biasanya beli 1 kg, karena harganya naik jadi belinya ½ kg,” kata Siti Aminah, salah satu konsumen, di Pasar Induk Tamin, Bandar Lampung. Sabtu, 13/4/2019.

Warga Kelapa Tiga itu mengatakan, dirinya terpaksa mengurangi pembelian bawang agar tetap bisa belanja bahan yang lain. Dia berharap, harga bawang cepat kembali stabil.

Marpu Prihatin, salah seorang pedagang, menyatakan, banyak pembeli terkejut ihwal kenaikan harga bawang. Sebab, besaran kenaikan harga bawang terbilang tinggi, yakni lebih dari 50%. Kenaikan itu berlaku untuk bawang merah dan bawang putih.

“Ya banyak (pembeli) yang kaget. Harga bawang putih yang semula Rp22 ribu kini Rp32 ribu per kg. Sedangkan harga bawang merah Rp38 ribu dari semula Rp25 ribu per kg,” ujarnya.

Menurutnya, harga bawang naik karena intensitas hujan yang tinggi. Akibatnya, wilayah penghasil bawang mengalami banjir. Hal itu bisa dilihat dari kualitas bawang yang dijual di pasaran.(*)

Baca juga Harga Bawang di Bandar Lampung Naik Rp13 Ribu

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Hari Kartini, Beli Honda BeAT di TDM Tanjung Bintang Cuma Rp400 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Tunas Dwipa Matra (TDM) Cabang Tanjung Bintang terus memanjakan dan …