Rakata Institute Konpers Persiapan Quick Count Pemilu 2019


SUASANA jumpa pers Rakata Institute di Ruang Telukbetung, Hotel Horison, Bandar Lampung, Jumat, 12/4/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga survei Rakata Institute menggelar konferensi pers (konpers) terkait persiapan menjelang quick count pemilu di Provinsi Lampung. Jumpa jurnalis berlangsung di Ruang Telukbetung, Hotel Horison, Bandar Lampung, Jumat, 12/4/2019.

Pada hitung cepat 17 April mendatang, Rakata bekerja sama dengan lembaga survei Kuadran, Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI), serta Unit Riset dan Publikasi Ilmiah (URPI) UIN Raden Intan. Quick count tersebut juga didukung UIN Raden Intan Lampung.

Ahli statistika UIN Raden Intan Dr Archi Rinaldi mengatakan, quick count merupakan suatu kontrol dan bisa menjadi peningkatan objektivitas. Dengan adanya lembaga survei, maka menjadi kontrol atau pembanding jika kemudian hari terjadi ketimpangan hasil pemungutan suara.

Menurutnya, hasil quick count berbeda dengan hasil survei. Hasil hitung cepat lebih tepat karena dilakukan secara riil. Pihaknya menilai, sudah cukup baik metode yang dilakukan Rakata, yakni stratified random sampling dan multistage random sampling. Metode terseut bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Saya secara pribadi maupun selaku peneliti sangat berterima kasih kepada Rakata. Setidaknya, bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa ilmu statistika dapat berguna,” kata Archi.

Direktur Kuadran Didi Wahyudi menyatakan, saat quick count, Kuadran akan fokus pada pemilihan DPRD Provinsi Lampung. Bila terlaksana, maka Kuadran baru kali ini mengadakan hitung cepat pemilihan calon anggota DPRD Lampung.

Ketua URPI UIN Raden Intan Antomi Siregar menambahkan, pihaknya berterima kasih telah dilibatkan dalam kerja sama tersebut. Dia berharap, URPI dapat memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Lampung.

“Kami tak punya apa pun selain sumber daya manusia (SDM). Kami memastikan bahwa SDM di UIN Raden Intan dapat diajak kerja sama, dan berkompeten dalam bidangnya. UIN terbuka dengan semua lembaga yang bisa bekerja sama seperti ini,” ujarnya.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

APK Dipaku di Pohon Masih Jadi Langganan Pelanggaran Pilkada Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemakuan alat peraga kampanye (APK) di pohon masih langganan pelanggaran saat pemilihan umum. …