Upah Tak Sesuai, Ratusan Buruh Sortasi Pergudangan Mengadu ke Andi Surya


ANGGOTA DPD Andi Surya saat berdialog dengan para buruh sortasi pergudangan, Kamis, 4/4/2019. | Tim Andi Surya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ratusan buruh sortasi pergudangan se-Bandar Lampung mendatangi Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Lampung, Kamis, 4/4/2019. Mereka mengadukan persoalan yang dihadapi kepada anggota DPD Andi Surya.

“Kami diperlakukan dengan tidak semestinya. Upah dibayar tidak sesuai dengan peraturan pemerintah, tidak ada santunan kematian, kesehatan, dan hari raya,” kata Fauzi, salah satu buruh sortasi pergudangan, melalui rilis yang diterima duajurai.co, Jumat, 5/4/2019.

Menanggapi hal tersebut, Andi meminta para buruh tetap sabar. Sebab, persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan cara mediasi, atau dengan tekanan aturan hukum yang berlaku.

“Laporan para buruh menunjukkan sekitar delapan perusahaan yang tidak menaati Pergub Lampung Nomor G/563/V.07/HK/2018, di mana upah bongkar muat semen sebesar Rp1.450 per sak. Namun, yang dibayar kepada buruh sekitar Rp400-Rp700 per sak,” ujarnya.

Menurut mantan anggota DPRD Lampung itu, selain menyalahi aturan ketenagakerjaan, kasus tersebut berindikasi pidana. Dalam pergub disebutkan bahwa barang siapa melanggar ketentuan, maka dikenakan pidana penjara selama 1-4 tahun. Kemudian, dijatuhi pula pidana denda sedikitnya Rp100 juta.

“Saya minta perusahan distributor semen maupun anemer agar menaati pergub dimaksud. Jika tidak, maka saya akan membawa persolan ini baik secara mediasi maupun aturan hukum,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Penggiat Seni Marga Telukbetung Anjang Silau ke Teluk Semaka Tanggamus

KOTA AGUNG, duajurai.co – Penggiat seni Bandar Lampung marga Telukbetung anjang silau (kunjungan) ke Teluk …