KPU Lampung: Warga Tak Masuk DPT Bisa Memilih Pakai Suket


KETUA KPU Lampung Nanang Trenggono | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung menyatakan, warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), tetapi memiliki surat keterangan (Suket), tetap bisa memilih pada 17 April mendatang. Fungsi Suket disamakan dengan KTP-el, yaitu bisa digunakan untuk memilih meski tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Dengan menggunakan Suket, (warga) tetap bisa memilih walau tak masuk DPT. (Hal itu) sepanjang Suket diterbitkan Disdukcapil secara resmi,” kata Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono kepada duajurai.co via WhatsApp, Senin, 1/4/2019.

Dia mengatakan, Suket bisa untuk memilih seperti KTP-el, merupakan tindak lanjut putusan MK RI Nomor 20/PUU-XVII/2019. Dalam poin dua keputusan tersebut menyatakan, frasa “Kartu Tanda Penduduk Elektronik” dalam Pasal 348 ayat (9) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bertentangan dengan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai “termasuk pula surat keterangan perekaman kartu tanda penduduk elektronik yang dikeluarkan oleh dinas kependudukan dan catatan sipil, atau instansi lain yang sejenisnya yang memiliki kewenangan untuk itu”.

Kemudian, berdasarkan Pasal 198 dan 199 UU 7/2017, pada prinsipnya pemilih adalah WNI yang memenuhi syarat dan terdaftar dalam daftar pemilih. Lalu, Pasal 348 UU 7/2017, penggunaan hak pilih adalah pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih dan memiliki KTP-el.

“Berdasarkan dua ketentuan tersebut, pada prinsipnya pemilih dapat memilih adalah terdaftar dalam daftar pemilih (DPT, DPTb atau DPK), dan memiliki KTP-el. Dalam hal pemilih belum/tidak memiliki KTP-El, maka pemilih dapat memilih dengan memiliki Suket,” ujarnya.

Menurut Nanang, Suket dalam hal ini adalah dimiliki oleh warga yang telah merekam KTP-el. Suket menerangkan bahwa pemilih telah ada dalam database kependudukan.

“Intinya, Disdukcapil harus juga jelas menerbitkan Suket bagi warga yang melakukan perekaman untuk mendapatkan KTP-el sebagai identitas kependudukan,” kata dia.(*)

Baca juga Rakor Pemilu, Bawaslu Lampung: Formulir C6 Bukan Undangan Final

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

PENYERAHAN SYARAT DUKUNGAN BAKAL PASANGAN CALON PERSEORANGAN DALAM PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2020

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANDAR LAMPUNG PENGUMUMAN NOMOR: 491/PL.02.2-PU/1871/KPU-Kot/XW2019 TENTANG PENYERAHAN SYARAT DUKUNGAN BAKAL PASANGAN …