YKWS-SNV Indonesia Gelar Capacity Development Workshop


TIM Voice for Change Partnership Programme (V4CP) saat melihat aktivitas produksi Paguyuban Jamban Sewu di Kabupaten Pringsewu, Lampung, beberapa waktu lalu. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) berkolaborasi dengan SNV Indonesia menggelar Capacity Development Workshop selama tiga hari, 27-29 Maret 2019. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 28 peserta dari sembilan organisasi masyarakat sipil (CSO) yang tergabung dalam team Voice for Change Partnership Programme (V4CP), di antaranya Mitra Bentala, PKBI, LP2M, Konsepsi, YKWS, dan Ayo Indonesia.

Berdasar rilis yang diterima duajurai.co, pada hari pertama workshop di Hotel Emersia, Bandar Lampung, hadir tiga narasumber. Ketiganya, founder IGROW (pelaku bisnis startup Indonesia), KitaBisa.com, dan Divisi CSR dari PT Cargill Indonesia. Topik diskusi hari pertama membahas tentang peluang dan tantangan masuki era revolusi 4.0 atau era digitalisasi.

Pada hari kedua, peserta kunjungan belajar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ke Kabupaten Pringsewu. Wilayah tersebut telah open defecation free (ODF)/setop buang air besar (BAB) sembarangan pada 2017. Pringsewu merupakan daerah pertama di Pulau Sumatra yang ODF.

Dalam kunjungan tersebut, tim V4CP diterima oleh Andi Wijaya, Asisten I Bidang Pemerintah. Turut pula organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.

“Kabupaten Pringsewu terus butuh inovasi dan masukan dari seluruh para pihak dalam memperkaya khazanah. Harapannya, agar pembangunan bidang sanitasi dan bidang lainnya terus berkesinambungan,” kata Andi.

Selepas diskusi di Kantor Pemkab Pringsewu, tim V4CP melanjutkan kunjungan lapangan ke STBM Center di Kecamatan Pagelaran dan Pekon Pujiharjo. Mereka datang ke sana untuk melihat aktivitas produksi Paguyuban Jamban Sewu.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Arinal Djunaidi Lakukan Groundbreaking Saluran Kabel Laut di Pulau Pahawang

PESAWARAN, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Saluran Kabel Laut …