Usai Vonis Agus BN-Anjar Asmara, Jaksa KPK Susun Laporan Soal Pihak Diduga Turut Serta


JPU KPK Ali Fikri diwawancarai wartawan usai sidang vonis terhadap Agus BN dan Anjar Asmara di PN Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 28/3/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang telah menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa perkara korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lampung Selatan (Lamsel), yakni Agus Bhakti Nugroho (BN) dan Anjar Asmara. Usai penjatuhan vonis tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyusun laporan terkait pihak-pihak yang diduga turut serta dalam kasus tersebut.

“Saya pikir, kami akan menyusun laporan berdasar laporan tadi. Dalam Pasal 55 pada putusan, majelis hakim menjelaskan siapa pihak-pihak yang kemudian turut serta dalam kasus ini,” kata JPU KPK Ali Fikri usai sidang, Kamis, 28/3/2019.

Dia mengatakan, nama-nama tersebut akan menjadi bahan laporan KPK. Dalam tujuh hari, pihaknya akan melaporkan nama-nama yang tertera dalam keputusan majelis hakim.

“Mudah-mudahan bisa dikembangkan lebih lanjut. Kalau berdasarkan fakta persidangan kan sudah jelas siapa penerima dan siapa pemberi,” ujarnya.

Majelis Hakim PN Tipikor Tanjungkarang menghukum Agus dan Anjar masing-masing empat tahun penjara. Mereka juga dikenakan pidana denda sebesar Rp200 juta dengan subsider empat bulan kurungan untuk Agus, dan tiga bulan kurungan bagi Anjar. Putusan tersebut lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa, yakni empat tahun penjara dan denda Rp250 juta dengan subsider enam bulan kurungan.(*)

Baca juga SIDANG KORUPSI PU-PR LAMSEL: Sama dengan Agus BN, Anjar Juga Divonis 4 Tahun Penjara

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …