SIDANG KORUPSI PU-PR LAMSEL: Sama dengan Agus BN, Anjar Juga Divonis 4 Tahun Penjara


ANJAR Asmara dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda Rp200 juta dalam perkara korupsi proyek di lingkungan Dinas PU-PR Lampung Selatan, Kamis, 28/3/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang menghukum Anjar Asmara selama empat tahun penjara dan denda Rp200 juta dengan subsider tiga bulan kurungan. Vonis perkara korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lampung Selatan (Lamsel) itu sama dengan terdakwa Agus Bhakti Nugroho (BN).

Ketua Majelis Hakim Mansyur Bustami mengatakan, penjatuhan hukuman itu berdasar sejumlah pertimbangan. Beberapa di antaranya terdakwa mengatakan yang sejujurnya selama persidangan. Anjar juga bukan pelaku utama dalam kasus tersebut. Selain itu, keterangannya konsisten dan kooperatif dalam memberikan kesaksian.

“Kami juga mempertimbangkan permohonan justice collaborator. Sebab, sudah membantu dalam pengungkapan korupsi yang dilakukan Zainudin Hasan,” kata Mansyur saat membacakan putusan, Kamis, 28/3/2019.

Berdasar fakta persidangan, Anjar terbukti melakukan pengaturan lelang. Kepala Dinas PU-PR Lamsel nonaktif itu juga menerima fee proyek dari sejumlah rekanan.

Pantauan duajurai.co, terdakwa tak mengajukan keberatan atas vonis tersebut. Pihak keluarga menyambut Anjar dengan peluk. Beberapa di antara mereka terlihat menangis saat Anjar menuju keluar ruang sidang.(*)

Baca juga Agus BN Dihukum 4 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Alhamdulillah

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …