Sidang Putusan, Korban Penggusuran Eks Pasar Griya Demo di PN Tanjungkarang


KORBAN penggusuran eks Pasar Griya berunjuk rasa di depan PN Tanjungkarang, Senin, 25/3/2018. Demonstrasi tersebut bersamaan dengan sidang putusan atas gugatan penggusuran Pasar Griya. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Puluhan korban penggusuran eks Pasar Griya berunjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin, 25/3/2019. Aksi demonstrasi itu bertepatan dengan sidang putusan terkait gugatan penggusuran Pasar Griya.

“Hadirnya jaringan masyarakat sipil di sini (PN Tanjungkarang) menuntut agar PN Tanjungkarang memutus gugatan melawan hukum oleh Pemkot Bandar Lampung dengan berpihak kepada warga,” kata Suma Indra Jarwadi, koordinator aksi.

Menurut pengurus Divisi Ekonomi Sosial Budaya LBH Bandar Lampung itu, hingga kini, tidak ada upaya relokasi dari Pemkot Bandar Lampung terhadap korban penggusuran. Beberapa korban kini menumpang di sejumlah panti asuhan.

“Selain tempat tinggal, penggusuran juga berdampak pada pendidikan anak-anak yang tinggal di Pasar Griya,” ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya di Kecamatan Sukarame secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka sempat menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung selama berhari-hari. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda darurat dari puing-puing. Kemudian, mereka bermukim sementara di halaman DPRD setempat dan bertahan di sana hampir satu bulan.(*)

Baca juga Sidang Penggusuran Pasar Griya, LBH Bandar Lampung Serahkan 38 Bukti Surat

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Jenderal Asal Lampung Sofjan Jacob Tersangka Makar, Kerabat Enggan Berkomentar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Sofjan Jacob ditetapkan sebagai …