Absen Sidang Putusan Penggusuran Pasar Griya, Pemkot Abaikan Perintah Pengadilan


KORBAN penggusuran eks Pasar Griya berunjuk rasa di depan PN Tanjungkarang, Senin, 25/3/2018. Demonstrasi tersebut bersamaan dengan sidang putusan atas gugatan penggusuran Pasar Griya. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung absen dalam sidang putusan ihwal penggusuran Pasar Griya, Senin, 25/3/2019. Ketidakhadiran pemkot pada persidangan tersebut dinilai mengabaikan perintah pengadilan.

“Hari ini, pemkot sebagai jalan aturan abai terhadap perintah pengadilan,” kata Kodri Ubaidillah, Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi LBH Bandar Lampung, di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Dia mengatakan, PN Tanjungkarang memutuskan untuk menundang sidang dengan alasan pihak tergugat (Pemkot Bandar Lampung) tidak hadir. Menurutnya, pihak tergugat tidak memberi jawaban saat dimintai konformasi kehadiran.

“Kami tidak tahu alasan pemkot. Saat dikonfirmasi, tak ada jawaban hari ini. Dihubungi via telepon juga tak diangkat,” ujarnya.

PN Tanjungkarang menunda sidang putusan ihwal gugatan penggusuran Pasar Griya hingga 9 April mendatang. Sejumlah korban penggusuran yang turut menghadiri persidangan merasa kesal atas penundaang tersebut. Sebab, perkara tersebut telah menyita banyak waktu para korban penggusuran.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya di Kecamatan Sukarame secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka sempat menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung selama berhari-hari. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda darurat dari puing-puing. Kemudian, mereka bermukim sementara di halaman DPRD setempat dan bertahan di sana hampir satu bulan.(*)

Baca juga Sidang Putusan Ditunda, Korban Penggusuran Eks Pasar Griya Kesal

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Sidang Putusan, Wajah Zainudin Hasan Terlihat Murung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang kembali menggelar sidang korupsi proyek di Dinas Pekerjaan …