Deklarasi ODF, Way Kanan Peringkat Kedua Nasional Soal STBM


PEMKAB Way Kanan mengadakan Deklarasi ODF di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Jumat, 22/3/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF)/setop buang air besar (BAB) sembarangan. Saat ini, Way Kanan menempati peringkat kedua nasional terkait Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Sejalan dengan sistem yang dibangun oleh STBM, Kabupaten Way Kanan memiliki skor 48,6754, dan berada pada peringkat dua nasional setelah Kota Kendari,” kata Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya saat memberikan sambutan pada Deklarasi ODF di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Jumat, 22/3/2019.

Dia mengatakan, pihaknya memiliki beberapa strategi dalam mengubah perilaku masyarakat BAB sembarangan. Pertama, dengan predisposing factors atau faktor permudah. Caranya, dengan meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pemicuan STBM di 227 kampung yang terbagi di 14 kecamatan serta 19 wilayah binaan puskesmas se-Way Kanan,” kata Adipati.

Kemudian, dengan enabling factors atau faktor pemungkin. Caranya, dengan menyediakan sarana prasarana sanitasi, yaitu jamban sehat.

“Selanjutnya, reinforcing factors atau faktor penguat, yaitu dengan membuat peraturan Bupati Way Kanan Nomor 5 Tahun 2018, dan lain-lain,” ujarnya.

Sejalan dengan strategi tersebut, gambaran kondisi sarana sanitasi Kabupaten Way Kanan per Februari 2019,  yakni akses penduduk terhadap jamban sehat di 227 kampung/kelurahan atau 114.531 Kepala Keluarga (KK) telah mencapai 100%. KK yang memiliki akses terhadap jamban leher angsa sebanyak 76.253 KK (66,6%) , jamban cemplung tertutup 33.216 KK (29%), dan jamban sharing (menumpang) 5.062 KK (4,4 %).

“Artinya, tidak ada lagi masyarakat Way Kanan yang buang air besar sembarangan,” ucap Raden yang disambut tepuk tangan hadirin.(*)

Baca juga Menteri Kesehatan Nila Moeloek Hadiri Deklarasi ODF Way Kanan

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

17 Hari PKM, 79 Mahasiswa Uhamka Temu Pamit dengan Pemkab Lampung Selatan

KALIANDA, duajurai.co – Setelah menjalani pengabdian selama 17 hari, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) …