Kasus Romahurmuziy, Andi Surya Imbau Pejabat Kemenag Terduga Kolusi Lapor KPK


ANGGOTA DPD RI Andi Surya saat diwawancarai di Kantor DPD RI Perwakilan Lampung, Bandar Lampung, Sabtu, 26/1/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD Andi Surya turut prihatin atas perkara yang menjerat mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy. Dia kini menjadi tersangka jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Andi pun mengimbau pejabat Kemenag yang diduga memperoleh jabatan melalui jual beli dan kolusi agar segera melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Daripada KPK yang lebih dahulu membuka dokumen barang bukti, lebih baik para pejabat Kemenag terduga kolusi proaktif melapor sebagai korban kepada KPK. Sehingga, masalah ini semakin transparan untuk kebaikan Kemenag pada masa depan,” kata Andi melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Rabu, 20/3/2019.

Mantan anggota DPRD Lampung itu menyatakan, pihaknya mendorong KPK untuk melakukan penyelidikan menyeluruh pada penentuan jabatan-jabatan tinggi struktural Kemenag. Pun demikian dengan seluruh jabatan rektor maupun kepala-kepala biro di perguruan tinggi agama milik negara.

“Bukti-bukti fisik dan administratif yang disita KPK, baik dari kantor Kemenag dan laptop milik Romy, akan memberi gambaran alur siapa saja pejabat terduga kolusi dalam jabatannya,” ujar dia.

Romy terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Hotel Bumi Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 15/3/2019. Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan Romy dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi menjadi tersangka. KPK menyangka Romy menerima suap Rp300 juta dari dua kepala kantor agama itu untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Berkunjung ke Panti Asuhan Al Husna, Motor Jurnalis Kupas Tuntas Raib dalam 5 Menit

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Sri ketiban sial. Sepeda motornya, Honda Beat …