SIDANG KORUPSI PU-PR LAMSEL: Zainudin Hasan Bantah Pengakuan Saksi


BUPATI Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan kembali menjalani persidangan kasus korupsi Dinas PU-PR di PN Tipikor Tanjungkarang, Senin, 18/3/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang kembali menyidangkan perkara korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lampung Selatan (Lamsel), Senin, 18/3/2019. Dalam persidangan tersebut, Bupati Lamsel nonaktif Zainudin Hasan dimintai tanggapan ihwal pengakuan sejumlah saksi pada sidang sebelumnya.

Ketua Majelis Hakim Mien Trisnawaty mengajukan beberapa pertanyaan kepada Zainudin. Salah satu pertanyaan yang disampaikan adalah uang yang disimpan terdakwa Agus Bhakti Nugroho (BN) di lemari kamar rumahnya di Way Halim, Bandar Lampung.

“Saya tidak tahu yang mulia. Saya memang punya lemari pakaian di rumah Way Halim, tapi tidak tahu kalau dia (Agus) menyimpan uang di sana,” kata Zainudin kepada Mien.

Selain itu, dia juga membantah ihwal kepemilikan Kapal Krakatau. Pengakuan Zainudin, status kapal tersebut adalah sewa. Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan itu meminjamnya dari PT Buana Mitra Bahari untuk mempromosikan Krakatau.

“Soal perbaikan kapal itu dilakukan oleh Agus BN. Namun, Saya tidak tahu asal uang yang digunakan,” ujarnya.

Zainudin juga membantah tudingan bahwa peminjaman kartu anjungan tunai mandiri (ATM) milik Gatot Suseno, Komisaris PT Mega Citra Mulia, untuk pencucian uang. Pengakuannya, kartu ATM tersebut dipegangnya karena meminjam uang kepada Gatot.

“Kalau (kartu) ATM itu, awalnya saya pinjam uang kepada Gatot. Kemudian, dia memberikan ATM beserta PIN-nya kepada saya karena kami sudah seperti saudara,” kata dia.(*)

Baca juga Sidang Korupsi PU-PR Lamsel, Zainudin Hasan: Saya Sering Ingatkan Pegawai Tak Korupsi

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Berkunjung ke Panti Asuhan Al Husna, Motor Jurnalis Kupas Tuntas Raib dalam 5 Menit

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Sri ketiban sial. Sepeda motornya, Honda Beat …