Kursus Bahasa Inggris, English Cafe Lampung Patok Biaya Rp200 Ribu Sebulan


SUASANA English Cafe di Jalan Palapa V, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu, 16/3/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – English Cafe di Jalan Palapa V, Kedaton, Bandar Lampung, memberikan bimbingan berkualitas dengan biaya relatif terjangkau. Lembaga kursus bahasa Inggris itu mengusung konsep kafe dalam metode pembelajaran.

Nanda Nursyah Alam, pemilik English Cafe Lampung, mengatakan, untuk paket reguler, pihaknya mematok biaya kursus sebesar Rp200 ribu. Paket reguler dijalankan selama lima bulan. Selain itu, peserta mendapat modul belajar, fasilitas mengulang materi, sertifikat, dan bimbingan online.

“Untuk paket reguler, kami menyiapkan waktu di English Cafe pada Senin-Jumat. Peserta bisa datang sesuai waktu luangnya. Selama hari tersebut, kami menyiapkan dua instruktur,” kata Nanda kepada duajurai.co di English Cafe, Sabtu, 16/3/2019.

Selain paket reguler, pihaknya juga menyediakan paket private. Nanda mematok biayanya sebesar Rp80 ribu setiap pertemuan. Untuk memastikan peserta memahami materi, maka peserta diwajibkan mengambil 10 pertemuan.

“Dalam metode pembelajaran di English Cafe, kami punya empat jenjang pendidikan yang harus dikuasai oleh peserta didik,” ujarnya.

Pada jenjang pertama, English Cafe menyampaikan materi dasar, yakni mengajak peserta menyukai bahasa Inggris dan percaya diri. Jenjang kedua, peserta mulai diberi pembahasan mengenai grammar. Jenjang terakhir, peserta mendapat materi tenses dan grammar yang sering digunakan dalam speaking (berbicara).

“Di luar itu, kami punya bimbinhan khusus bagi peserta yang ingin menguasai speaking di depan orang banyak. Materinya mengenai persentation, interview job, dan materi seru lainnya,” kata dia.(*)

Baca juga English Cafe Raih Penghargaan Bimbel Bahasa Inggris Terbaik

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

“Real Campaign”, Ridho Ficardo Minta Kepala SMA/SMK Cegah Bullying

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo meminta kepala SMA/SMK mencegah bullying terhadap …