Hearing, Andi Surya Minta Koperasi TKBM Panjang Dibekukan


ANDI Surya (pakai peci) memimpin hearing ihwal Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang, Kamis, 14/3/2019. | Tim Andi Surya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – DPD RI mengadakan rapat dengar pendapat (hearing) terkait Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Hearing yang dihadiri sejumlah pihak itu berlangsung di ruang rapat Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD, Senayan, Jakarta, Kamis, 14/3/2019.

Pada rapat tersebut, anggota DPD Andi Surya mengatakan, fakta di Pelabuhan Panjang banyak terjadi penyimpangan. Misal, id card (kartu identitas) buruh tidak jelas, pengelolaan anggaran buruh terkesan serampangan, dan dana perumahan yang dikelola selama 20 tahun baru direalisasikan setelah dipersoalkan buruh, beberapa bulan terakhir.

“Maka, sudah selayaknya Dinas Koperasi Kota Bandar Lampung dan Kementerian Koperasi melakukan investigasi yang selanjutnya dapat membekukan koperasi ini (TKBM) Pelabuhan Panjang,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Sementara itu, Nurdin, Sekretaris Forum Masyarakat Bersatu Buruh TKBM Pelabuhan Panjang, menyatakan, selain menunggak BPJS, pengelola koperasi juga mencabut kartu keanggotaan. Para buruh tidak mendapatkan santunan dari BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

“Status tersangka Ketua TKBM Pelabuhan Panjang Sainin Nurjaya jalan di tempat. kepengurusan koperasi dijalankan secara monopoli,” ujarnya.(*)

Baca juga Soal Koperasi TKBM Panjang, LBH Bandar Lampung Pertanyakan Peran Pengawas


Komentar

Komentar

Check Also

Operasi Ketupat Krakatau 2019, Polda Lampung Terjunkan 4.165 Personel

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung siap mengamankan mudik di wilayah Lampung. Pengamanan …