Harga Kelompok Bahan Makanan Turun, Perdesaan Lampung Alami Deflasi 0,62%


Desa | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Perdesaan di Provinsi Lampung mengalami deflasi sebesar 0,62% pada Februari 2019. Hal tersebut disebabkan turunnya indeks harga kelompok bahan makanan sebesar 1,84%, dan kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,11%.

Sedangkan indeks harga kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik sebesar 0,61%; kelompok perumahan naik 0,03%; kelompok sandang naik 0,10%; kelompok kesehatan naik sebesar 0,39%; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga naik sebesar 0,09%.

“Provinsi Lampung dengan deflasi perdesaan sebesar 0,62% menempati peringkat ke-30 secara nasional,” demikian dikutip dari laman BPS Lampung, Sabtu, 2/3/2019.

Sementara itu, harga gabah di tingkat petani turun pada Februari lalu. Penurunan rata-rata harga kelompok kualitas gabah kering panen (GKP) sebesar 5,19% dari Rp5.398,15 per kg menjadi Rp5.117,76 per kg. Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan turun sebesar 5,25% dari Rp5.483,33 per kg menjadi Rp5.195,39 per kg.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Bekraf Gelar Kelas Fotografi Komersial Produk Lokal Bagi Pelaku Ekraf Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Kelas Fotografi Komersial Produk Lokal bagi pelaku usaha …