Meski Keberatan, Konsumen Lampung Dukung Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis


KARYAWAN Alfamart di Jalan RA Kartini, Tanjungkarang, Bandar Lampung, sedang menunggu pembeli, Jumat, 1/3/2019. Mulai hari ini, sejumlah gerai ritel memberlakukan kebijakan kantong plastik tidak gratis (KPTG). | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah konsumen merasa keberatan untuk membayar kantong plastik saat belanja di minimarket. Meski demikian, mereka mendukung langkah gerai ritel yang menerapkan kebijakan kantong plastik tidak gratis (KPTG).

Seorang konsumen bernama Fatimah (57) mengaku terpaksa membayar kantong plastik. Namun, warga Telukbetung, Bandar Lampung, itu tetap membeli karena butuh untuk membawa belanjaan.

“Ya bagus kebijakan seperti ini. Masyarakat jadi tidak sembarangan dengan kantong plastik,” kata Fatimah usai belanja di Alfamart di Jalan RA Kartini, Jumat, 1/3/2019.

Hal senada disampaikan Ardy Prasetyo (22). Warga Kaliawi tersebut menilai, KPTG merupakan langkah yang tepat. Sebab, kebijakan itu bisa mengurangi penggunaan plastik. Dengan demikian, volume sampah plastik dapat menurun.

“Mudah-mudahan sampah plastik di Bandar Lampung bisa berkurang,” ujar Ardy saat belanja di Indomaret di Jalan Haji Agus Salim.

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) kembali menerapkan kebijakan KPTG secara bertahap mulai 1 Maret 2019. Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi 30% sampah dan menangani sampah sampai 70%, termasuk sampah plastik pada 2025.(*)

Baca juga Mulai Hari Ini, Kantong Plastik di Minimarket Bandar Lampung Tidak Gratis

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

GMKI Bandar Lampung Ajak GP Ansor Kawal Natal 19 Desember

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandar Lampung berkunjung ke PW …