Mitra Bentala: Alih Fungsi Lahan Penyebab Utama Banjir Bandar Lampung


DIREKTUR Mitra Bentala Mashabi | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Mitra Bentala menilai, penyebab utama banjir di kawasan Bandar Lampung karena alih fungsi lahan. Sebab itu, banyak daerah resapan air menjadi berkurang.

Menurut Direktur Mitra Bentala Mashabi, banyak alih fungsi lahan untuk pembangunan. Dia mencontohkan, daerah Kemiling merupakan cacthment area. Namun, di lokasi tersebut banyak perumahan.

“Selain itu, pengawasan terhadap kebijakan yang ada pun terkesan kurang serius,” kata Mashabi di sekretariat Mitra Bentala, Jalan Imam Bonjol, Gang Sejahtera, Kemiling, Bandar Lampung, Jumat, 22/2/2019.

Tak hanya itu, lanjut dia, banyak mal di Kota Tapis Berseri tidak menyediakan daerah resapan. Padahal, dalam aturan, pemilik lahan harus menyediakan sekitar 30% lahan untuk resapan air.

“Daya resap tanah yang minim membuat banyak genangan air di wilayah Bandar Lampung saat curah hujan tinggi,” ujarnya.

Sejumlah daerah di Bandar Lampung dilanda banjir saat hujan deras pada Sabtu malam, 16/2/2019.  Adapun kawasan yang kebanjiran, antara lain Jalan Urip Sumoharjo, Way Halim; Jalan Nangka, Kota Sepang; dan Perumahan BTN 2 di Way Halim. Kemudian, Gelora Persada Rajabasa, Perumahan Villa Citra, kawasan sekitar RSUDAM, Jalan Pagaralam (Gang PU), Gang Persada di Jalan Pangeran Antasari, serta Jalan Sultan Agung.(*)

Baca juga Soal Banjir, YKWS Minta Pembangunan Bandar Lampung Perhatikan Lingkungan

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

FGD, Ichwan Adji Wibowo Komitmen Selesaikan Sanitasi Telukbetung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Telukbetung Selatan merupakan salah satu kecamatan di Kota Bandar Lampung yang memiliki tingkat …