Soal Banjir, Ombudsman Lampung Imbau Pemda Perhatikan Ruang Terbuka Hijau


KEPALA Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf | duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung meminta pemerintah daerah (pemda) memberi atensi ihwal bencana alam. Hal ini terkait banjir di beberapa titik di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Pesawaran, beberapa waktu lalu.

“Kami meminta pemda, khususnya yang terdampak banjir, agar memperbaiki sistem drainase. Kemudian, memerhatikan kondisi ruang terbuka hijau (RTH) di daerah masing-masing,” kata Kepala Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Selasa, 19/2/2019.

Selain itu, lanjut dia, Ombudsman juga meminta kepala daerah mengkaji analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) terlebih dahulu terhadap proses perizinan bangunan baru. Kemudian, memelihara maupun rehabilitasi sungai serta mengelola sampah secara baik.

“Sampai saat ini, belum ada laporan resmi terkait banjir yang masuk ke tim penerimaan dan verifikasi laporan Ombudsman Lampung. Namun, ada beberapa informasi yang diterima. Informasi tersebut sangat berpotensi untuk selanjutnya menjadi laporan pengaduan yang akan kami tangani,” ujarnya.

Sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dikepung banjir Sabtu, 16/2/2019. Banjir melanda menyusul hujan deras yang mengguyur sepanjang sore hingga malam. Di sejumlah lokasi banjir kali ini terbilang cukup parah. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai dua meter. Daerah yang kebanjiran antara lain Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, Lampung Utara, dan Kota Bandar Lampung.(*)

Baca juga Soal Banjir Bandar Lampung, Walhi: Banyak Daerah Resapan Air Berubah Fungsi


Komentar

Komentar

Check Also

Kerabat-Pelayat Berdatangan ke Rumah Yusril Hakim

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kerabat dan pelayat berdatangan ke rumah Komisaris Besar (Purn) Yusril Hakim di Jalan …