4 Solusi Ilham Malik Atasi Banjir di Bandar Lampung


SEJUMLAH rumah warga di Gang Persada, depan Giant Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung, terendam banjir, Sabtu malam, 16/2/2019. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hujan deras yang mengguyur Bandar Lampung pada Sabtu sore-malam, 16/2/2019, mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Di sejumlah lokasi banjir kali ini terbilang cukup parah. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai 2 meter.

Data yang diperoleh duajurai.co, kawasan yang kebanjiran antara lain Jalan Urip Sumoharjo, Way Halim; Jalan Nangka, Kota Sepang; dan Perumahan BTN 2 Way Halim. Kemudian, Gelora Persada Rajabasa, Perumahan Villa Citra, kawasan sekitar RSUDAM, Jalan Pagaralam (Gang PU), Gang Persada di Jalan Pangeran Antasari, serta Jalan Sultan Agung.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan sejumlah pihak. Apalagi, hampir setiap musim hujan banjir melanda Kota Tapis Berseri.

Sejumlah aktivis lingkungan menyebut, fenomena ini tidak terlepas dari kerusakan lingkungan. Menurut dosen Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung (UBL) Ida Bagus Ilham Malik, tata ruang wilayah di kota ini memang terdesain secara tidak sengaja yang mengarah atau terkesan mengizinkan terjadinya perusakan lingkungan.

“Perizinan pembangunan apa pun yang dikeluarkan ternyata membolehkan merusak ekosistem,” kata Ilham dalam diskusi di grup WhatsApp Pembaca duajurai.co.

“Rancangan infrastruktur drainase belum ada. Sementara dana untuk membenahi drainase juga terbilang kecil atau seadanya,” lanjut Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Lampung ini.

Untuk mengatasi masalah ini, Ilham menyodorkan sejumlah solusi, yakni:

1. Pemerintah kota (pemkot) BVandar Lampung harus membenahi drainase dan ekosistem secara keseluruhan.
2. Pemkot tidak mengeluarkan izin yang berpotensi merusak lingkungan.
3. Warga tidak membuang sampah sembarangan.
4. Pemkot menyiapkan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di berbagai tempat.

“Banyak tuh pekerjaan pemkot, karena selama ini belum sempat diurus. Kalau disebutin satu-satu nanti dibilang menyalahkan pemkot,” tandas anggota World Society for Transportation and Land Use Research (WSTLUR) ini.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

FGD, Ichwan Adji Wibowo Komitmen Selesaikan Sanitasi Telukbetung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Telukbetung Selatan merupakan salah satu kecamatan di Kota Bandar Lampung yang memiliki tingkat …