Kawanan Gajah Masuk Kebun Warga, Pemkab Lampung Barat Usul Relokasi


BUPATI Lampung Barat Parosil Mabsus | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat mengusulkan relokasi terkait kawanan gajah liar yang relatif sering memasuki perkebunan warga setempat. Usul tersebut agar persoalan gajah tidak menjadi masalah sosial, setiap tahun.

“Kalau dimungkinkan, kami akan mengusulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) agar gajah-gajah itu bisa direlokasi ke daerah lain. Sehingga, tidak menjadi masalah sosial setiap tahun,” kata Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, seperti dikutip dari Antara, Senin, 11/2/2019.

Dia mengatakan, pihaknya segera menggelar rapat ihwal serbuan kawanan gajah liar tersebut. Selain meresahkan warga, kawanan gajah itu juga telah merusak tanaman pertanian dan perkebunan milik warga setempat.

“Masalah gajah ini harus bisa dicarikan solusi, dan duduk bersama antara Pemkab Lampung Barat dengan instansi terkait. Jangan saling lempar tanggung jawab dan saling menyalahkan,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri menyatakan, pihaknya akan menggiring mamalia itu keluar dari perkebunan warga Rowo Rejo. Dia berharap, setelah digiring, persoalan serupa tak kembali terulang.

“Persoalan kawanan gajah ini harus segera diselesaikan. Bila terus dibiarkan, maka akan menimbulkan dampak yang berkepanjangan. Misa, warga tidak bisa bercocok tanam dan merusak lahan perkebunan warga,” kata dia.

Sebelumnya, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Lampung Barat Mardiana melaporkan, puluhan gajah liar memasuki dan merusak perkebunan milik warga di Blok 9 Rowo Rejo, Kecamatan Suoh. Hewan menyusui berbelalai tersebut merusak puluhan hektare lahan pertanian dan perkebunan. Selain itu, terdapat dua rumah warga rusak akibat amukan gajah liar.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Naikkan Penghasilan, Nanang Ermanto Minta Kades Ubah Cara Pikir

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meminta para kepada …